13 Jenis Anggrek Dendrobium paling Populer: Hibrid vs Asli

  • admin 
Dendrobium keriting

Jenis Anggrek Dendrobium Keriting

Pecinta anggrek dan komunitas mungkin sudah tidak asing dengan nama Genus Dendrobium yang sering disebut anggrek dendrobium keriting. Bahkan, dari pengamatan saya sendiri saat membeli anggrek, ada orang yang langsung tahu tanaman itu anggrek Dendrobium hanya dengan sekali lihat.

Apalah daya saya yang harus berkenalan dengan anggrek dengan melihat ID-nya dulu. Supaya kamu juga lebih tahu, kami akan merangkumnya dalam tulisan kali ini.

Jenis Anggrek Dendrobium paling populer

Tahukah kamu seluk-beluk anggrek Dendrobium? Anggrek Dendrobum merupakan spesies keluarga anggrek yang masuk dalam tiga keluarga besar.

Jenis Anggrek Dendrobium memiliki lebih dari 1200 spesies yang didominasi berasal dari wilayah tropis dan pasifik. Bahkan, ketika ahli taksonomi menemukan spesies baru dan belum diidentifikasi, mereka tidak jarang memasukkannya dalam genus Dendrobium.

Dendrobium juga dikenal dengan sebutan Anggrek Singapura atau Anggrek Bambu.

Biasanya, di alam liar anggrek Dendrobium hidup di atas pepohonan. Itulah mengapa dinamakan Dendrobium, yang dalam bahasa Yunani berarti “Kehidupan di pepohonan.”

Anggrek Dendrobium termasuk keluarga anggrek terbesar kedua setelah keluarga Cattleya spp. 

Nama dendrobium berasal dari kata Yunani dendron, yang berarti pohon, dan bios, yang berarti kehidupan yang mengacu pada kebiasaan pertumbuhan epifit tanaman. Ahli botani Swedia Swartz Olof pertama kali mengklasifikasi dan berhasil mendeskripsikan ciri spesifiknya pada 1799.

Jenis-jenis Anggrek Dendrobium

Dendrobium (Dendrobium spp.) memiliki beragam tipe dan memiliki spesies yang banyak. Genus Dendrobium termasuk dalam keluarga Orchidaceae yang mencakup lebih dari 1600 spesies yang telah diketahui. 

Keberagaman jenis Anggrek Dendrobium bisa kamu temukan dari dataran rendah hingga yang hidup di dataran tinggi pada ketinggian 3000 m dpl sekalipun. Habitatnya juga beragam, mulai dari yang hidup di pepohonan tropis, rawa, bahkan gurun. 

Meskipun beragam, di tiap spesies Dendrobium selalu ada kesamaan. Mereka hidup dalam akomodasi tempat tumbuh (pot) yang kecil dimana tidak mendukung pertumbuhan akar panjang dan tidak membutuhkan banyak air.

Sebuah tips untuk kamu jika kamu memilih menanam jenis Anggrek Dendrobium, kamu harus menempatkannya pada pot kecil seukuran dengan besar tanaman.

Kemudian, tempatkanlah tanaman anggrek dendrobium kamu di tempat yang cerah. Intensitas penyinaran matahari lebih sering saat pagi dan sore, tetapi tidak untuk siang hari (berada di tempat yang teduh).

Apabila bunga anggrek Dendrobium kamu tidak mekar, maka bisa jadi tanaman kamu kekurangan menerima cahaya.

Sifat Jenis Anggrek Dendrobium hibrid dan spesies asli

Tipe anggrek Dendrobium yang diklasifikasikan oleh para ahli botani masuk dalam tiga golongan: epipites simpodial, litopites, dan terrestrial (meskipun jarang).

Pertumbuhan anggrek, termasuk Dendrobium adalah melalui rhizoma. Karena inilah kamu bisa membiakkannya dengan tunas yang tumbuh dari akar-akarnya. Perkembangbiakkan anggrek dengan cara ini lebih mudah daripada kamu menggunakan biji.

Bunga anggrek juga bervariasi, tergantung pada jenisnya. Untuk karakter jenis anggrek Dendrobium adalah ciri kelopak dan putiknya yang khas.

Sebagian besar bunga anggrek Dendrobium berukuran 1 sampai 2 inci dengan dua putik, tiga kelopak, atau bahkan satu kelopak. Bunga anggrek Dendrobium juga memiliki tipe warna dan bentuk yang beragam.

Apakah kamu mengenal anggrek warna hitam? Bisa jadi bunga itulah bunga Anggrek Dendrobium dari spesies Black Clover. – Just Kidding 😀

Karakteristik bunga Anggrek Dendrobium spesies hybrid

Bunga Anggrek Dendrobium Hybrid sebenarnya lebih mudah untuk dikembangkan daripada mengembangkan bunga anggrek Dendrobium spesies asli.

Anda dapat taruhan dengan memulai menanam anggrek Dendrobium hibrida ini lebih mudah. Kenapa?

Dari namanya, Hybrida berarti Anggrek Dendrobium ini adalah peranakan dari dua jenis anggrek yang berbeda, baik dari arakteristik, sifat, habitat, serta cara adapatasi.

Kemampuan yang diturunkan dari induknya memiliki kemungkinan besar tumbuh di lingkungan dan kondisi yang lebih luas. Kemampuan yang dapat membuat bunga Anggrek Dendrobium Hybrida lebih mudah untuk tumbuh. 

Jenis Anggrek Dendrobium versi hybrid yang sering kamu jumpai di pasaran mungkin adalah jenis Nobile dan Phalaenopsis.

Karena itulah, umumnya bunga Anggrek Dendrobium versi hybrida dibedakan menjadi dua jenis tersebut: Dendrobium nobile dan Dendrobium halaenopsis.

Jenis anggrek Dendrobium dapat memiliki bunga hingga 50 per tanaman dan dapat mekar hingga tiga minggu.

Karakteristik jenis Anggrek Dendrobium spesies asli

Beberapa spesies asli anggrek Dendrobium mudah untuk ditumbuhkan. Yang paling mudah dan menjadi favorit saya adalah Dendrobium loddigesii.

Dendrobium loddigesii
Dendrobium loddigesii

Ukuran bunganya mungil, sekitar 5 cm dengan tinggi kurang lebih 20 cm. Bunga ini akan tumbuh subuh pada suhu 7 sampai 15 derajat Celsium. 

Spesies asli lain adalah Dendrobium kingianum yang memiliki ukuran tinggi kurang lebh 48 cm. Bunganya mekar cukup lama dengan selang 6 minggu, serta ukurannya cukup mini (2,5 cm).

Dendrobium kingianum
Dendrobium kingianum

Habitat asli dimana kamu bisa menjumpainya adalah di Wilayah Australia. Bunga ini biasa tumbuh liar di atas bebatuan.

Mencari spesies anggrek asli Kalimantan? Ini dia, nama spesiesnya Bellatulum. Bisa juga ditemukan di Burma/Myanmar, Vietnam, Thailand, Laos, dan China. Bunga anggrek jenis ini termasuk dalam kategori long-live, berumur panjang dibandingkan spesies lain.

Gambar Jenis Bunga Anggrek Dendrobium Paling Populer

Setelah kita mengulik lebih seluk-beluk bunga Anggrek Dendrobium dari spesies hibrid dan spesies asli, sekarang kita akan lanjut pada daftar bunga Anggrek Dendrobium paling populer di jagat dunia ini.

1. Dendrobium nobile

Dendrobium nobile
Dendrobium nobile

Disebut juga Noble Dendrobium atau DenNobile dan dikenal sebagai anggrek jenis peluruh. Anggrek Dendrobium nobile akan menggugurkan bunganya saat menjumpai akhir tahun, atau tepat ketika musim dingin.

Di daerah tropis, Anggrek Nobile akan mulai meranggas saat bulan Desember hingga Februari. Hal penting untuk kamu ketahui saat kamu menjumpai masa dormansi anggrek saat menggugurkan bunganya.

Saat masa dormansi, kamu tidak perlu untuk menyiramnya. Anggrek yang mengalami dormansi tidak melakukan metabolisme, hanya sedikit sekali mengeluarkan energi untuk mempertahankan kehidupannya.

Jika kamu menyiramnya, kamu pasti akan mengerti apa yang akan terjadi. Tentunya air yang kamu siram tidak akan terpakai secara maksimal dan malah membuat akar anggrek tergenang. Jika sudah demikian, maka bisa dipastikan akar anggrek akan membusuk.

Siramlah anggrek kembali saat masa dormansi selesai. Bertahap seperti yang biasa kamu lakukan. Tidak perlu menyiram terlalu banyak, cukup dengan semprotan air saja.

Bunga Anggrek Dendrobium nobile memiliki pseudobulb yang lebih lunak dibandingkan jenis lain, juga memiliki daun yang panjang dan ringan. 

Pseudobulb adalah batang yang menggelembung akibat penebalan batang sekunder dengan satu atau lebih ruas yang dimiliki oleh sebagian besar jenis anggrek epifit simpodial.

Jenis anggrek Dendrobium Nobile paling populer adalah jenis Yamamoto Dendrobium. Jika kamu berniat untuk menjual bunga anggrek kamu kembali dan menargetkan pasar internasional (Amazon), maka kamu bisa mulai dengan jenis anggrek satu ini.

Warna yang paling populer adalah merah muda, putih, dan kuning, juga tidak menutup kemungkinan warna hitam atau gelap.

2. Dendrobium phalaenopsis

Dendrobium Phalaenopsis
Dendrobium Phalaenopsis

Dinamakan Phalaenopsis dikarenakan spesiesnya yang mirip dengan kumbang. Dalam istilah bahasa Latin, itulah artinya.

Anggrek jenis Dendrobium phalaenopsis ini adalah yang paling populer kedua setelah Nobile. Daunnya berwarna sedikit lebih gelap jika dibandingkan dengan bunga anggrek Nobile.

Dalam sekali mekar, bunga yang dihasilkan dapat lebih dari 20 bunga per tanaman. Pseudobulb yang dimiliki oleh Phalaenopsis sedikit lebih tinggi dan ramping. Beberapa bunga hibrida ini bahkan bisa berbunga lebih dari sekali per tahun. 

3. Dendrobium crumenatum

Dendrobium crumenatum
Dendrobium crumenatum

Nama latin: Dendrobium crumenatum

Nama Dagang: Pigeon Dendrobium, Anggrek merpati, Sparrow Orchid

Anggrek ini banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara: Indonesia, Filipina, Vietnam, Singapura, Sri Lanka, dan bagian wilayah lain.

Batang anggrek ini memanjang berbentuk spindel setinggi 1 m. Di pangkal daun terdapat pseudobulb simpodial yang dapat mencapai panjang 12 cm dan lebar 2,5 cm. Daunnya tebal, kasar, dan lonjong bersifat meranggas.

Seperti namanya, ciri khas bunga ini adalah bentuknya yang mirip merpati, berwarna putih dengan juluran seperti sayap. Di bagian tengah bunganya terdapat sedikit warna kuning sebagai coraknya.

Sekalinya mekar, wanginya sangat harum, meskipun hanya dapat bertahan sehari. Interval berbunga Anggrek Merpati tidak teratur. Siklusnya mengikuti suhu yang ada di lingkungan tempat tumbuhnya. Jika suhu turun dan stabil, maka bisa saja bunga anggrek ini mekar.

4. Dendrobium taurinum

Dendrobium taurinum
Dendrobium taurinum

Nama latin: Dendrobium taurinum

Nama Dagang: Bull Orchid, Anggrek banteng

Bunga Anggrek Banteng termasuk dalam golongan anggrek episifit yang sebagian besar hidup di habitat hutan bakau. Anggrek ini berasal dari Kepulauan Maluku, Indonesia dan Filipina. 

Dinamakan anggrek banteng karena kelopaknya yang melingkar mirip dengan tanduk banteng. Kelopaknya berwarna lavender yang kemudian berubah ungu menjelang tua, sedangkan putiknya berwarna putih.

Bagian tengah bunga berwarna putih sedangkan pinggirannya berwarna ungu gelap. Setiap kali berbunga dapat berkembang hingga 20 bunga bahkan lebih.

Bunganya dapat berukuran 5 cm sampai 6,5 cm. Pseudobulb anggrek ini berbentuk silindris berukuran panjang hingga 1,5 cm dan 2,5 cm. Daunnya bulat panjang, lebar, dan mengilap, serta berwarna hijau tua.

5. Dendrobium cucumerinum

Dendrobium cucumerinum
Dendrobium cucumerinum

Nama latin: Dendrobium cucumerinum

Nama Dagang: Anggrek ketimun, Gherkin Orchid

Dendrobium cucumerinum adalah spesies anggrek asli Australia Timur. Nama spesies cucumerinum berasal dari bahasa latin ‘cucumer’ yang berarti ketimun.

Anggrek ini termasuk dalam anggrek epifit dengan perkembangbiakan akar rhizoma yang tipis. Batang bunganya tegak dan dalam sekali berbunga bisa berkembang 18 bunga.

Warna bunga yang diminan adalah krem dan putih dengan garis-garis ungu-kemerahan yang khas. Kelopaknya bengkok tidak teratur dan bunganya berumur pendek, mekar dua kali dalam setahun.

6. Dendrobium anosmum

Dendrobium anosmum
Dendrobium anosmum

Nama latin: Dendrobium anosmum

Nama dagang: Anggrek tidak berbau, Hono-hono orchid

Anggrek ini termasuk dalam salah satu koleksi kami, jika anda ingin melihat katalog kami, kunjungi #Katalog_Angphotorion

Spesies lain dari anggrek Dendrobium adalah jenis yang berasal dari Filipina ini, dikenal dengan nama anggrek tanpa aroma.

Anggrek ini juga tersebar luas di Indonesia, khususnya Maluku dan Pulau Kalimantan, Vietnam, Sri Lanka, Laos, dan Burma.

Dendrobium anosmum adalah dendrobium berukuran besar yang tumbuh setinggi 3 m. Daunnya hijau berbentuk bulat panjang, gugur, berdaging, dan mengkilap. Bunganya bisa berwarna merah muda gelap hingga ungu.

7. Dendrobium aphyllum

Dendrobium aphyllum
Dendrobium aphyllum

Nama latin: Dendrobium aphyllum

Nama dagang: Hooded Orchid, Anggrek berkerudung

Disebut anggrek berkerudung karena kelopaknya yang kerucut menutupi putik mirip sebuah tudung. Habitat aslinya berasal dari India, Nepal, Cina, Thailand, Vietnam, Malaysia, Bhutan, Laos, dan Kamboja.

Anggrek ini bersifat epifit dan terkadang bersifat lipopetik. Bunga anggrek ini dominan memiliki tiga kelopak, berumur pendek, dan memiliki banyak tangkai sulur di antara ruas-ruas bunga dan akarnya.

Setiap bunga memiliki mahkota, beragam warna mulai dari krem, kuning, pink, bahkan merah petang. Bibir bunga ditutupi oleh rambut lembut di sepanjang pinggirannya.

8. Dendrobium spectabile

Dendrobium Spectabile alba
Dendrobium Spectabile-alba

Dendrobium Spectabile alba merupakan anggrek epifit yang memiliki tampilan agak unik. Penampilan keseluruhan tanaman ini menjadikannya tambahan yang menarik dan cantik untuk koleksi penggemar tanaman hias.

Anggrek ini memiliki dedaunan hijau yang indah dengan bunga yang akan mekar setiap musim semi dan musim panas. Di Indonesia, perkiraan mekarnya anggrek ini adalah sekitar April dan Agustus.

Dendrobium Spectabile dapat ditanam di dalam rumah dan diperbanyak, atau Anda bahkan dapat menemukan tanaman tersebut secara online untuk dijual.

Genus Dendrobium paling sering ditemukan di sekitar bagian selatan, timur dan tenggara Asia. Ini termasuk Cina, India, dan Jepang juga.

Bunga Dendrobium Spectabile, khususnya, memiliki beragam habitat yang dapat beradaptasi, termasuk dataran tinggi pegunungan dan tropis, hutan hujan lembab, dan terkadang bahkan gurun yang hangat.

9. Dendrobium nindii

Dendrobium nindii
Dendrobium nindii

Dendrobium nindii juga disebut sebagai Nind’s Dendrobium, The Blue Antler Orchid, Dendrobium ionoglossum, Dendrobium ionoglossum var. pomatophilum, Dendrobium jofftii, Dendrobium tofftii, Durabaculum ionoglossum.

Anggrek ini memiliki nama latin Durabaculum nindii yang termasuk spesies dari marga Dendrobium. Spesies ini dideskripsikan oleh Walter Hill pada tahun 1874.

Dendrobium ninddi pertama kali ditemukan di Queensland Utara dan Papua New Guinea. Anggrek ini tumbuh di pepohonan, termasuk bakau dan palem, di rawa-rawa pesisir dan hutan hujan yang terdapat di ketinggian 200 dpl.

Di Indonesia, jenis dendrobium inilah yang paling banyak dikenal masyarakat sebagai dendrobium keriting. Mungkin, kamu telah memiliki jenis Dendrobium ini, hanya saja tidak menyadari nama latinnya.

Saya pun awal kami juga demikian. Saya hanya tidak mengira apabila anggrek dendrobium saya termasuk salah satu spesies D. nindii.

10. Dendrobium fimbriatum

Dendrobium fimbriatum
Dendrobium fimbriatum

Dendrobium fimbriatum tersebar luas di Asia Tenggara. Mereka ditemukan di Hainan dan Cina tenggara, Himalaya barat, Bangladesh, Himalaya timur, Assam India, Nepal, Bhutan, Sikkim, Myanmar, Thailand, Malaysia, Laos dan Vietnam.

Dendrobium fimbriatum, juga disebut sebagai The Fringe-Lipped Dendrobium, Callista fimbriata, Callista normalis, Dendrobium normale, Dendrobium paxtonii, adalah spesies dari genus Dendrobium. Spesies ini dideskripsikan oleh William Jackson Hooker pada tahun 1823.

11. Dendrobium stratiotes

Dendrobium stratiotes
Dendrobium stratiotes

Dendrobium stratiotes ditemukan di bagian barat Papua New Guinea, Maluku, Kepulauan Sunda, dan Sulawesi. Anggrek ini tumbuh di pepohonan hutan pada ketinggian yang lebih rendah.

Dendrobium stratiotes juga disebut sebagai The Stalwart Dendrobium, Callista stratiotes, Ceratobium stratiotes, Dendrobium strebloceras var rossianum, adalah spesies dari genus Dendrobium.

Spesies ini dideskripsikan oleh Heinrich Gustav Reichenbach pada tahun 1886.

12. Dendrobium aggregatum

Dendrobium aggregatum

Dendrobium aggregatum juga disebut sebagai Dendrobium lindleyi, Callista aggregata, Dendrobium aggregatum, Dendrobium alboviride var. majus, Dendrobium lindleyi var. majus, Epidendrum aggregatum, adalah spesies dari genus Dendrobium.

Dendrobium aggregatum adalah tubuhan epifit, yang berarti tumbuhan yang tumbuh di tumbuhan lain tetapi bukan parasit.

Beberapa ahli menyatakan bahwa jenis anggrek Dendrobium ini berasal dari India Timur Laut melalui Indochina dan Thailand. Tanaman ini telah ditemukan di ketinggian di atas 500 meter, tetapi juga dapat tumbuh dalam kondisi hangat hingga sedang.

Spesies ini dideskripsikan oleh Ernst Gottlieb von Steudel pada tahun 1840. Anggrek Dendrobium jenis ini merupakan jenis anggrek asli dari Tahiland dan beberapa negara di Asia. Anggrek ini memiliki ciri khas warna kuning yang mencolok.

13. Dendrobium enobi

Dendrobium enobi
Dendrobium enobi

Sangat sulit mencari informasi tentang jenis Anggrek Dendrobium enobi. Dendrobium jenis ini diklaim berasal dari wilayah Asia Tenggara dan Australia Selatan.

Di Indonesia, anggrek ini mungkin sudah sangat sering dijumpai. Kami juga memiliki beberapa katalog anggrek dendrobium di katalog Angphotorion.

Harga Anggrek Dendrobium berada di kisaran harga yang cukup mahal. Meskipun, hingga saat ini jenis anggrek bulan masih menempati peringkat pertama yang paling diminati.

Namun, Anggrek Dendrobium memang pantas dinobatkan sebagai anggrek yang cukup mahal mengingat perawatannya yang cukup susah, sesusah merawat anggrek bulan.

Itulah daftar 5 bunga Anggrek Dendrobium yang paling populer. Bagi para pecinta anggrek dan komunitas mungkin sudah cukup familiar dengan kelima spesies anggrek Dendrobium ini.

Apakah kamu ingin juga mengoleksinya?

Kunjungi saja toko kami di halaman tentang angphotorion di bawah ini. Terima kasih.

Namun, jika anda ingin menambah koleksi tanaman Anggrek anda, anda bisa membeli secara langsung pada kami. Kunjungi saja: Beli Anggrek Murah Gratis Ongkir Jember dan Lumajang.

Jenis anggrek yang kami tawarkan juga beragam. Ada banyak seperti Anggrek bulan, tipe lotus, tipe Dendrobium, dkk. Lebih lengkapnya silahkan berselancar di instagram kami, follow @Angphotorion_Jember

Jika kamu menemukan masalah dalam merawat atau menanam anggrek, tetapi tidak ada satu pun indikator permasalahan yang dijumpai di tanaman, kamu bisa menghubungi kami secara langsung di halaman facebook kami: Angphotorion_Jember.

Atau kamu cukup menempel komentar di bawah ini dan nyalakan notifikasi untuk komen kamu atau subscribe blog angphotorion sehingga kamu akan menerima informasi lebih lanjut dari kami.

Jika kamu berniat mencari koleksi anggrek baru, baik anggrek bulan, anggrek vanda, anggrek dendrobium, dll, dengan harga murah, Angphotorion bisa menjadi pilihan kamu. Kunjungi di katalog kami Anggrek_Angphot.

Leave a Reply