Cara Menanam Anggrek dari Batangnya yang telah Mati

Tanaman bunga anggrek kamu layu, tidak lama daunnya satu per satu menguning dan akarnya sama rontok. Jangan dipikir bahwa batang anggrek yang menunjukkan umurnya sudah tidak panjang itu tidak lagi bisa digunakan. Kamu masih bisa memanfaatkannya dengan menanam tunas (keike) per batang anggrek yang kamu potong. Bagaimana caranya?

Cara Menanam Bibit Anggrek dari Batang yang telah Mati (Tidak berdaun dan berakar)

Memanfaatkan Tanaman Anggrek yang Mati
Tanaman Anggrek yang Sudah hampir mati, kehilangan akar dan daunnya

Sepengalaman saya dulu, pernah anggrek bulan saya yang harganya cukup mahal mati karena diambil akarnya oleh teman ibu saya. Saat itu, saya masih belum kepikiran untuk mencari referensi apakah batang anggrek yang mati masih bisa dimanfaatkan.

Ketidaktahuan kami membuat kami harus membuang tanaman anggrek bulan termahal kami. Hingga kini, sejak mengetahui bahwa batang anggrek yang mati dapat dimanfaatkan kembali membuat kami menyesal telah membuangnya. Mengingat pula tanaman anggrek bulan kami tersebut harganya cukup mahal di pasaran.

Jadi, jika kamu mengalami hal yang sama, jangan buang batang anggreknya. Jadikan anakan bibt keike dari batang itu. Caranya tidak cukup sulit sebab bahan-bahan yang dibutuhkan cukup mudah didapatkan.

Cara Menanam Keike dari Batang Anggrek yang Mati

Tidak seseram dan sesulit menanam dari biji, menanam bibit dari batang anggrek yang telah mati sekalipun lebih mudah dan lebih sederhana. Peralatan yang diperlukan juga tidak sulit didapatkan. Juga tidak diperlukan ruang steril untuk membuat bibitan anggrek dari batang (keike) ini.

Cukup mudah untuk menanamnya kembali. Yang anda butuhkan hanya bahan-bahan berikut ini:
  • Semprotan campuran air pupuk dan vitamin B
  • Wadah plastik mika atau bisa menggunakan wadah plastik lain
  • Rajangan pakis yang dikeringkan atau bisa menggunakan sekam yang dihaluskan
Step by Step yang harus kamu lakukan adalah sebagai berikut:

1. Pertama, siapkan wadah mika, lubangi bagian atas dan bawahnya. Bagian bawah untuk merembesnya air, bagian atas untuk sirkulasi udara.

2. Masukkan sekam sebagai media tanam, ratakan. Jangan terlalu padat! Sebenarnya ada alasan mengapa menggunakan sekam disarankan.
Media Tanam Anggrek yang Cocok
Sekam sebagai Media Tanam yang Tepat untuk Anggrek

3. Hal ini disebabkan karena sekam lebih tahan bakteri dibandingkan cacahan pakis kering.
Potong-potong batang anggrek di setiap ruasnya. Sisakan ruas bawahnya sebagai tumbuhnya tunas.
 

4. Letakkan potongan anggrek di atas sekam dalam mika. 

5. Semprot dengan air campuran pupuk dan vitamin B. Penyiraman cukup dengan penyemprotan. Jangan dialirkan air apalagi digambyor.


6. Tutup dengan tidak terlalu rapat. Letakkan di tempat berangin yang tidak terlalu lama terkena sinar matahari.

Cukup mudah bukan memanfaatkan batang anggrek yang tidak lagi bisa hidup. Jadi, jangan dibuang atau nanti menyesal. Apalagi jika harganya mahal seperti bungan anggrek kami waktu itu.

Waktu menunggu tunas hingga bisa tumbuh mungkin kurang lebih satu bulan. Kelelmbaban dan penyemprotan harus menjadi perhatian jika batang ingin tumbuh menjadi bibit. 

Alasannya adalah karena batang yang sudah seperti ini rawan membusuk. Jika tidak diperhatikan, maka bukannya tumbuh, tetapi jadi sarang bakteri.

Bibit Anggrek dari Batang yang Mati
Seperti inilah bibit anggrek yang tumbuh dari Keike

17 comments for "Cara Menanam Anggrek dari Batangnya yang telah Mati"

  1. Bisa ya dari batang yang mati hidup krmbali, dicoba ya .. mksh artikelnya Gan

    LITERACY MILITER

    ReplyDelete
  2. Wahh saya baru tau nihh, terimakasih artikelnya ya....

    ReplyDelete
  3. eksperimen yang sangat bagus nih mas, bisa menginspirasi banyak orang nih :)

    ReplyDelete
  4. loh jember toh mas, salam kenal mas aku wong mangli hehe
    sukses terus usahane

    ReplyDelete
  5. Selain plastik mika bagusnya plastik apa ya. Yang sekiranya ga berdampak sama pohon anggreknya

    ReplyDelete
  6. Ilmu tanam yang jarang di publikasikan. Hebat, bisa jadi referensi buat tanaman anggrek saya.

    ReplyDelete
  7. Kreasinya bagus, min.

    Sebenernya anggrek itu kan dari Negeri Kincir angin, di iklim yg dingin.

    Apakah di Indonesia, Anggrek harus ditanam di daerah Dingin seperti di pegunungan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa, dengan catatan kelembaban dan media tanam harus diperhatikan. Jika tidak bisa, maka di Indonesia tidak ada dong komunitas pecinta anggrek :)

      Delete
  8. Woh batangnya yg kering jg bisa tumbuh ya kak?
    Baru tau saya kalo batang yg udah kering bisa ditanem.

    Tio-iotomagz

    ReplyDelete
  9. bunga anggrek bagus ya min aku jadi suka bunga anggrek

    ReplyDelete
  10. Baru tau kalo dari batang doang masih bisa ditanem.. Makasih buat infonya min.. Besok bisa dicoba juga buat memperbanyak anggreknya sekalian.. Hehe

    ReplyDelete
  11. wih keren ya, apa ini bisa diterapkan untuk tanaman lain?

    ReplyDelete
  12. Duh, berarti saya sering melakukan kesalahan. Kemarin saya kira kalau udah enggak tumbuh daun, berarti tandanya dia mati. Soalnya tiap nanam bunga potensi berhasilnya kecil, sampe saya mikir kayaknya engak bakat buat bercocok tanam.

    ReplyDelete
  13. Kebetulan, keluarga lagi senang mengurusi anggrek di taman rumah, Terimakasih infonya izin save bookmark

    ReplyDelete
  14. Wah jadi pengen nanem anggrek nih gan :D kebetulan keluarga di rumah hobi nanem hehe

    ReplyDelete
  15. Wew.. reinkarnasi batang anggrek yang telah mati kembali tumbuh?

    Kudu dipraktekin dulu nih*

    ReplyDelete
  16. Makasih neh inpirasi anggreknya. Ternxata batang nggrek bisa didaur ulang ditanam lagi. Nanti saya akan coba ah.

    ReplyDelete

Post a comment