5 Jenis Bunga Anggrek Dendrobium paling Populer: Hibrid vs Spesies

Jenis-Jenis Anggrek Dendrobium

Pecinta anggrek dan komunitas mungkin sudah tidak asing dengan nama Genus Dendrobium. Bahkan, dari pengamatan saya sendiri saat membeli anggrek, ada orang yang langsung tahu tanaman itu anggrek Dendrobium hanya dengan sekali lihat. Apalah daya saya yang harus berkenalan dengan anggrek dengan melihat ID-nya dulu. Supaya kamu juga lebih tahu, kami akan merangkumnya dalam tulisan kali ini.

Jenis Anggrek Dendrobium


Tahukah kamu seluk-beluk anggrek Dendrobium? Anggrek Dendrobum merupakan spesies keluarga anggrek yang masuk dalam tiga keluarga besar. Anggrek Dendrobium memiliki lebih dari 1200 spesies yang didominasi berasal dari wilayah tropis dan pasifik. Bahkan, ketika ahli taksonomi menemukan spesies baru dan belum diidentifikasi, mereka tidak jarang memasukkannya dalam genus Dendrobium. Dendrobium juga dikenal dengan sebutan Anggrek Singapura atau Anggrek Bambu.
Biasanya, di alam liar anggrek Dendrobium hidup di atas pepohonan. Itulah mengapa dinamakan Dendrobium, yang dalam bahasa Yunani berarti "Kehidupan di pepohonan."
Anggrek Dendrobium termasuk keluarga anggrek terbesar kedua setelah keluarga Cattleya spp. Nama dendrobium berasal dari kata Yunani dendron, yang berarti pohon, dan bios, yang berarti kehidupan yang mengacu pada kebiasaan pertumbuhan epifit tanaman. Ahli botani Swedia Swartz Olof pertama kali mengklasifikasi dan berhasil mendeskripsikan ciri spesifiknya pada 1799.

Keberagaman Anggrek Dendrobium


Dendrobium (Dendrobium spp.) memiliki beragam tipe dan memiliki spesies yang banyak. Genus Dendrobium termasuk dalam keluarga Orchidaceae yang mencakup lebih dari 1600 spesies yang telah diketahui. 

Keberagaman Dendrobium bisa kamu temukan dari dataran rendah hingga yang hidup di dataran tinggi pada ketinggian 3000 mdpl sekalipun. Habitatnya juga beragam, mulai dari yang hidup di pepohonan tropis, rawa, bahkan gurun. 

Meskipun beragam, setiap spesies Dendrobium selalu ada kesamaan. Mereka hidup dalam akomodasi tempat tumbuh (pot) yang kecil dimana tidak mendukung pertumbuhan akar panjang dan tidak membutuhkan banyak air.

Sebuah tips untuk kamu jika kamu memilih menanam Anggrek Dendrobium, kamu harus menempatkannya pada pot kecil seukuran dengan besar tanaman. Kemudian, tempatkanlah tanaman anggrek dendrobium kamu di tempat yang cerah. Intensitas penyinaran matahari lebih sering saat pagi dan sore, tetapi tidak untuk siang hari (berada di tempat yang teduh).
Apabila bunga anggrek Dendrobium kamu tidak mekar, maka bisa jadi tanaman kamu kekurangan menerima cahaya.

 Karakteristik Anggrek Dendrobium


Tipe anggrek Dendrobium yang diklasifikasikan oleh para ahli botani masuk dalam tiga golongan: epipites simpodial, litopites, dan terrestrial (meskipun jarang).

Pertumbuhan anggrek, termasuk Dendrobium adalah melalui rhizoma. Karena inilah kamu bisa membiakkannya dengan tunas yang tumbuh dari akar-akarnya. Perkembangbiakkan anggrek dengan cara ini lebih mudah daripada kamu menggunakan biji.

Bunga anggrek juga bervariasi, tergantung pada jenisnya. Untuk karakter bunga anggrek Dendrobium adalah ciri kelopak dan putiknya yang khas. Sebagian besar bunga anggrek Dendrobium berukuran 1 sampai 2 inci dengan dua putik, tiga kelopak, atau bahkan satu kelopak. Bunga anggrek Dendrobium juga memiliki tipe warna dan bentuk yang beragam.

Apakah kamu mengenal anggrek warna hitam? Bisa jadi bunga itulah bunga Anggrek Dendrobium dari spesies Black Clover. - Just Kidding :v

Bunga Anggrek Dendrobium Spesies Hybrid


Bunga Anggrek Dendrobium Hybrid sebenarnya lebih mudah untuk dikembangkan daripada mengembangkan bunga anggrek Dendrobium spesies asli. Kamu dapat bertaruh dengan memulai menanam anggrek Dendrobium hibrida ini.

Kenapa?

Dari namanya, Hybrida berarti Anggrek Dendrobium ini adalah peranakan dari dua jenis anggrek yang berbeda, baik dari karakteristik, sifat, habitat, serta cara adaptasi. Kemampuan yang diturunkan dari induknya memiliki kemungkinan besar tumbuh di lingkungan dan kondisi yang lebih luas. Kemampuan inilah yang dapat membuat bunga Anggrek Dendrobium Hybrida lebih mudah untuk tumbuh. 

Jenis Anggrek Dendrobium versi hybrid yang sering kamu jumpai di pasaran mungkin adalah jenis Nobile dan Phalaenopsis. Karena itulah, umumnya bunga Anggrek Dendrobium versi hybrida dibedakan menjadi dua jenis tersebut: Dendrobium nobile dan Dendrobium palaenopsis.

Bunga Anggrek Dendrobium nobile


Disebut juga Noble Dendrobium atau Den-Nobile dan dikenal sebagai anggrek jenis peluruh. Anggrek Dendrobium nobile akan menggugurkan bunganya saat menjumpai bulan musim dingin. Atau jika di daerah tropis, Anggrek Nobile akan mulai meranggas saat bulan Desember hingga Februari.

Gambar Bunga Anggrek Dendrobium Nobile
Bunga Anggrek D. Yamamoto
Yang penting untuk kamu ketahui, jika kamu menjumpai masa dormansi ini, maka kamu tidak perlu untuk menyiramnya. Anggrek yang mengalami dormansi tidak melakukan metabolisme, hanya sedikit sekali mengeluarkan energi untuk mempertahankan kehidupannya. Jika kamu menyiramnya, kamu pasti akan mengerti apa yang akan terjadi. Tentunya air yang kamu siram tidak akan terpakai secara maksimal dan malah membuat tergenang. Jika sudah demikian, maka bisa dipastikan akar anggrek akan membusuk lebih dulu.

Siramlah anggrek kembali saat masa dormansi selesai. Bertahap seperti yang biasa kamu lakukan. Tidak perlu menyiram terlalu banyak, cukup dengan semprotan air saja.

Bunga Anggrek Dendrobium nobile memiliki pseudobulb yang lebih lunak dibandingkan jenis lain, juga memiliki daun yang panjang dan ringan. 
Pseudobulb adalah batang yang menggelembung akibat penebalan batang sekunder dengan satu atau lebih ruas yang dimiliki oleh sebagian besar jenis anggrek epifit simpodial.
Jenis anggrek Dendrobium dapat memiliki bunga hingga 50 per tanaman dan dapat mekar hingga tiga minggu.

Jenis anggrek Dendrobium Nobile paling populer adalah jenis Yamamoto Dendrobium. Jika kamu berniat untuk menjual bunga anggrek kamu kembali dan menargetkan pasar internasional (Amazon), maka kamu bisa mulai dengan jenis anggrek satu ini. Warna yang paling populer adalah merah muda, putih, dan kuning, juga tidak menutup kemungkinan warna hitam atau gelap.

Untuk cara perawatan, kamu bisa membaca dalam 10 Tanda Anggrek tidak Sehat dan cara Mengatasinya

Bunga Anggrek Dendrobium Phalaenopsis

Anggrek Ungu
Purple Orchid

Dinamakan Phalaenopsis dikarenakan spesiesnya yang mirip dengan kumbang. Dalam istilah bahasa Latin, itulah artinya. Anggrek jenis Dendrobium phalaenopsis ini adalah yang paling populer kedua setelah Nobile. Daunnya berwarna sedikit lebih gelap jika dibandingkan dengan bunga anggrek Nobile.

Dan dalam sekali mekar, bunga yang dihasilkan dapat lebih dari 20 bunga per tanaman. Pseudobulb yang dimiliki oleh Phalaenopsis sedikit lebih tinggi dan ramping. Beberapa bunga hibrida ini bahkan bisa berbunga lebih dari sekali per tahun. 

Spesies Asli Bunga Anggrek Dendrobium 


Dendrobium loddigesii
Dendrobium loddigesii
Beberapa spesies asli anggrek Dendrobium mudah untuk ditumbuhkan. Yang paling mudah dan menjadi favorit saya adalah Dendrobium loddigesii. Ukuran bunganya mungil, sekitar 5 cm dengan tinggi kurang lebih 20 cm. Bunga ini akan tumbuh subuh pada suhu 7 sampai 15 derajat Celsium. 

Dendrobium Kingianum
Dendrobium Kingianum

Spesies asli lain adalah Dendrobium kingianum yang memiliki ukuran tinggi kurang lebh 48 cm. Bunganya mekar cukup lama dengan selang 6 minggu, serta ukurannya cukup mini (2,5 cm). Habitat asli dimana kamu bisa menjumpainya adalah di Wilayah Australian. Bunga ini biasa tumbuh liar di atas bebatuan.

Dendrobium Bellatulum
Dendrobium Bellatulum

Mencari spesies anggrek asli Kalimantan? Ini dia, nama spesiesnya Bellatulum. Bisa juga ditemukan di Burma/Myanmar, Vietnam, Thailand, Laos, dan China. Bunga anggrek jenis ini termasuk dalam kategori long-live, berumur panjang dibandingkan spesies lain.

Spesies Bunga Anggrek Dendrobium terpopuler


Setelah kita mengulik lebih seluk-beluk bunga Anggrek Dendrobium, sekarang kita akan lanjut pada daftar bunga Anggrek Dendrobium paling populer di jagat dunia ini.

#1. Dendrobium crumenatum


Dendrobium crumenatum
Anggrek Merpati | source flickr

Nama latin: Dendrobium crumenatum
Nama Dagang: Pigeon Dendrobium, Anggrek merpati, Sparrow Orchid

Anggrek ini banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara: Indonesia, Filipina, Vietnam, Singapura, Sri Lanka, dan bagian wilayah lain. Batang anggrek ini memanjang berbentuk spindel setinggi 1 m. Di pangkal daun terdapat pseudobulb simpodial yang dapat mencapai panjang 12 cm dan lebar 2,5 cm. Daunnya tebal, kasar, dan lonjong bersifat meranggas.

Seperti namanya, ciri khas bunga ini adalah bentuknya yang mirip merpati, berwarna putih dengan juluran seperti sayap. Di bagian tengah bunganya terdapat sedikit warna kuning sebagai coraknya. Sekalinya mekar, wanginya sangat harum, meskipun hanya dapat bertahan sehari. Interval berbunga Anggrek Merpati tidak teratur. Siklusnya mengikuti suhu yang ada di lingkungan tempat tumbuhnya. Jika suhu turun dan stabil, maka bisa saja bunga anggrek ini mekar.


#2. Dendrobium taurinum


Dendrobium taurinum
Anggrek Banteng | Source. Wikipedia commons

Nama latin: Dendrobium taurinum
Nama Dagang: Bull Orchid, Anggrek banteng

Bunga Anggrek Banteng termasuk dalam golongan anggrek episifit yang sebagian besar hidup di habitat hutan bakau. Anggrek ini berasal dari Kepulauan Maluku, Indonesia dan Filipina. 

Dinamakan anggrek banteng karena kelopaknya yang melingkar mirip dengan tanduk banteng. Kelopaknya berwarna lavender yang kemudian berubah ungu menjelang tua, sedangkan putiknya berwarna putih. Bagian tengah bunga nuga berwarna putih sedangkan pinggirannya berwarna ungu gelap. Setiap kali berbunga dapat berkembang hingga 20 bunga bahkan lebih. Bunganya dapat berukuran 5 cm sampai 6,5 cm.

Pseudobulb anggrek ini berbentuk silindris berukuran panjang hingga 1,5 cm dan 2,5 cm. Daunnya bulat panjang, lebar, dan mengilap, serta berwarna hijau tua.


#3 Dendrobium cucumerinum


Dendrobium cucumerinum
Anggrek Ketimun | Source Flickr

Nama latin: Dendrobium cucumerinum
Nama Dagang: Anggrek ketimun, Gherkin Orchid

Cucumerinum adalah spesies anggrek asli Australia Timur. Nama spesies cucumerinum berasal dari bahasa latin 'cucumer' yang berarti ketimun. Anggrek ini termasuk dalam anggrek epifit dengan perkembangbiakan akar rhizoma yang tipis.

Batang bunganya tegak dan dalam sekali berbunga bisa berkembang 18 bunga. Warna bunga yang diminan adalah krem dan putih dengan garis-garis ungu-kemerahan yang khas. Kelopaknya bengkok tidak teratur dan bunganya berumur pendek, mekar dua kali dalam setahun.


#4. Dendrobium anosmum


Dendrobium anosmum
Anggrek Hono-Hono | Source. Wikipedia commons

Nama latin: Dendrobium anosmum
Nama dagang: Anggrek tidak berbau, Hono-hono orchid
Anggrek ini termasuk dalam salah satu koleksi kami, jika anda ingin melihat katalog kami, kunjungi #Katatog_Angphotorion
Spesies lain dari anggrek Dendrobium adalah jenis yang berasal dari Filipina ini, dikenal dengan nama anggrek tanpa aroma. Anggrek ini juga tersebar luas di Indonesia, khususnya Maluku dan Pulau Kalimantan, Vietnam, Sri Lanka, Laos, dan Burma.

Dendrobium anosmum adalah dendrobium berukuran besar yang tumbuh setinggi 3 m. Daunnya hijau berbentuk bulat panjang, gugur, berdaging, dan mengkilap. Bunganya bisa berwarna merah muda gelap hingga ungu.


#5 Dendrobium aphyllum


Dendrobium aphyllum
Anggrek Tudung | Source Flickr

Nama latin: Dendrobium aphyllum
Nama dagang: Hooded Orchid, Anggrek berkerudung

Disebut anggrek berkerudung karena kelopaknya yang kerucut menutupi putik mirip sebuah tudung. Habitat aslinya berasal dari India, Nepal, Cina, Thailand, Vietnam, Malaysia, Bhutan, Laos, dan Kamboja.

Anggrek ini bersifat epifit dan terkadang bersifat lipopetik. Bunga anggrek ini dominan memiliki tiga kelopak, berumur pendek, dan memiliki banyak tangkai sulur di antara ruas-ruas bunga dan akarnya. Setiap bunga memiliki mahkota, beragam warna mulai dari krem, kuning, pink, bahkan merah petang. Bibir bunga ditutupi oleh rambut lembut di sepanjang pinggirannya.

Itulah daftar 5 bunga Anggrek Dendrobium yang paling populer. Bagi para pecinta anggrek dan komunitas mungkin sudah cukup familiar dengan kelima spesies anggrek Dendrobium ini.

Apakah kamu ingin juga mengoleksinya? Kunjungi saja toko kami di halaman tentang kami di bawah ini. Terima kasih. 




15 comments for "5 Jenis Bunga Anggrek Dendrobium paling Populer: Hibrid vs Spesies"

  1. Anggrek yang Hybrid itu artinya Anggrek dari hasil persilangan dengan anggrek yang asli ya ?

    Untuk Perawatannya mana yang lebih mudah, min ?

    ReplyDelete
  2. Selama ini mikir anggrek itu pasti selalu warna ungu, eh ada juga ya yang warna putih? Suka deh sukaa😍

    ReplyDelete
  3. spesies-spesies anggrek yang menarik ya min, bisa menjadi referensi untuk para pembaca :)

    ReplyDelete
  4. Dirumah saya ada min, anggrek yg warna ungu dan warna putih bersih.. Ternyata baru tau kalo itu namanya anggrek dendrobium. Than's atas informasinya

    ReplyDelete
  5. Anggrek yang warnanya ungu2 pudar gitu cantik banget ya kalau udah bermekaran. Jadi pengen suatu saat nanem deh. Makasih informasinya

    ReplyDelete
  6. Ada macam macam bunga anggrek. Dan saya cuma tau satu macam anggrek.

    Artikel ini cukup memberikan saya informasi baru. Untuk membeli bunga angrek buat pacar saya.hha

    ReplyDelete
  7. Berarti untuk pemula lebih baik memilih bunga Anggrek Dendrobium hybrid ya kak daripada spesies yang asli? Tapi dari segi kecantikan bunganya sendiri lebih oke yang mana kak? Mungkin kk ada kecenderungan pada yang mana? Atau sesuai selera masing-masing saja?

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Anosmum sama Aphyllum ini yang masih jarang saya lihat.. Untuk melengkapi koleksi anggrek saya kira" bisa langsung dicari di toko bunga ngga ya? Ada saran buat toko bunganya mungkin?

    ReplyDelete
  10. Tetangga aku ada yang koleksi Anggrek kek gitu. Pengen sih koleksi jadi rumah lebih teduh. Aku suka yang Purple Orchid itu*

    ReplyDelete
  11. Anggrek punya daya tarik tersendiri si bagi penyuka tanaman, kebetulan juga di rumah punya satu tanaman anggrek, dan sampai sekarang awet masih tumbuh hehe.

    ReplyDelete
  12. Wah anggrek yang Dendrobium crumenatum udah saya terapkan di kafe tempat saya kerja, ternyata namanya itu toh

    ReplyDelete
  13. Wah ternyata jenis2 bunga anggrek banyak banget ya..
    Media tanam anggrek yg bangus itu gmn ya kak?dulu saya punya anggrek ditanam di phon mangga, pas dipindah malah mati..

    tio

    ReplyDelete
  14. Ternyata ada beragam jenisnya Anggrek. Ingin sekali suatu hari kelak memiliki taman dengan bentangan rupa-rupa bunga Anggrek. Ditemani kopi dan sayup instrumentalia, lalu menulis dikelilingi Genus Dendrobium ini.

    ReplyDelete
  15. Ternyata banyak juga ya spesies Anggrek Dendrobium memiliki lebih dari 1200 spesies. jumlah yang fantastis

    ReplyDelete

Post a comment