10 Media Tanam Anggrek yang Cocok dan Mudah Digunakan

Tips Memilih Media Tanam Anggrek untuk Pemula

Dalam merawat anggrek, mungkin akan cukup rumit bagi pemula yang sebelumnya belum pernah mengenal karakteristik anggrek. Terutama dalam hal ini adalah menentukan media tanam yang cocok bagi anggrek yang kamu miliki.

Mengapa kamu harus mempertimbangkan pemilihan untuk media tanam anggrek?

Media Tanam Anggrek yang Tepat


Tentu saja hal ini disebabkan anggrek memiliki karakter tersendiri dengan cara beradaptasi pada lingkungannya. Sebagai contoh, anggrek bulan yang menyukai kelembaban dan media tanam yang tidak kering, maka tentunya kamu akan memilih media tanam yang tidak mudah kering, bukan?

Berikut ini, kami akan merangkum beberapa media tanam untuk anggrek yang mudah digunakan. Sehingga, bagi pemula sekalipun tidak akan kerepotan untuk memilih media tanam yang tepat untuk bunga anggrek kamu.

Apa sajakah media tanam untuk anggrek yang mudah digunakan yang sebenarnya sudah ada di lingkungan sekitar kamu?

1. Air

Air adalah salah satu media tanam anggrek yang murah meriah dan mudah ditemukan. Biasanya, media tanam anggrek ini digunakan untuk tipe anggrek yang suka dengan kelembaban.

Air sebagai Media Tanam Anggrek

Yang paling terbiasa dengan media tanam air dan kelebaban adalah Anggrek Bulan. Media Tanam Air ini juga paling umum digunakan untuk menanam anggrek dalam ruangan.

Jika kamu berminat untuk menggunakan media tanam ini, maka kamu harus mempertimbangkan beberapa karakteristik anggrek yang terkadang tidak suka air.

Dengan demikian, tidak semua anggrek bisa ditanam dengan menggunakan media air. 

Namun, adakalanya kamu melihat akar anggrek kamu yang membusuk, mungkin karena media tanamnya terlalu basah atau bahasa jawanya, ngecembeng. Maka, segeralah ambil tanaman anggrek kamu. Jika tidak, maka tanaman anggrek kamu bisa saja mati.

Disinilah air bisa dijadikan alternatif penyelamatan. Mengapa demikian?

Apakah kamu pernah mendengar istilah WOC (Water Culture Orchid)?

Water Culture Orchid (WCO)
Water Culture Orchid (WCO)

Dengan teknik ini, kamu bisa menumbuhkan akar anggrek kembali dari sebelumnya yang telah membusuk. Meskipun agak rumit, tetapi teknik ini patut dicoba. Sebab, anggrek bulan meskipun menyukai wilayah yang lebab, media tanam yang basah, tetapi akarnya rentan sekali membusuk.

Jika kamu ingin mempelajarinya, maka kamu bisa membacanya dalam artikel kami selanjutnya. Stay tune!

2. Kulit Pinus

Kulit Pinus
Kulit Pinus

Untuk di wilayah dataran tinggi, mungkin tidak cukup sulit untuk mencari media tanam satu ini. Namun, jika kamu ingin mencoba menggunakan kulit pinus sebagai media tanam anggrek, maka kamu bisa memesannya di marketplace atau juga bisa kontak kami.

Kulit pinus memiliki sifat suka air. Sehingga, kulit pinus akan cocok untuk media tanam bagi bunga anggrek yang suka air, misalnya Cattleya.

Jika kamu berniat untuk membuat sendiri media tanam anggrek dari kulit pinus, maka hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencincangnya menjadi potongan kecil-kecil.

Hal tersebut dilakukan jika kamu menggunakannya sebagai media tanam dalam pot. Cara pembuatannya juga mudah, bagaimanakah?

Hal pertama setelah kamu mencincang kulit pinus, silahkan kamu rendam kulit pinus semalaman. Hal ini supaya kandungan tanin dalam kulit pinus hilang.

Setelah selesai, cucilah kembali dengan air bersih yang mengalir, kemudian jemur sebentar. Setelahnya, kulit pinus siap digunakan sebagai media tanam anggrek.

3. Pakis

Pakis

Media tanam anggrek satu ini mungkin juga sudah umum diketahui. Biasanya, pakis akan digunakan sebagai media tanam setelah dirajang halus. 

Biasanya, pakis akan dikombinasikan dengan media tanam lain sebagai pelengkap. Kandungan mineral dalam pakis kering cukup bervariasi saat masih awal digunakan, jadi kamu tidak perlu menambahkan pupuk tambahan.

Pakis Kubus

Kamu pernah menjumpai kubus-kubus yang seperti serat akar dirapatkan, itulah pakis yang sudah dibakar. Sayangnya, saya tidak bisa mengambil salah satu gambarnya karena adanya credit. Jadi, gambarnya saya beri seadanya.

Kamu bisa menyiram tanaman anggrek kamu setelah dipindah ke media tanam ini. Hal ini karena pakis memiliki sifat poros, atau tidak suka air. 

Setelah disiram, air tidak akan banyak terserap oleh pakis, jadi media tanam anggrek satu ini sangat cocok untuk jenis anggrek yang tidak suka air, seperti Dendrobium.

4. Hidroton

Sudah pernah mendengar atau bahkan melihat media tanam anggrek satu ini? Sejujurnya saya sendiri juga baru pertama kali mendengarnya. Meskipun, mungkin saya selama cukup tahu bagaimana bentuknya.

Hidroton adalah media tanam anggrek yang suka air, sehingga pasti akan cocok untuk media tanam anggrek bulan. Sifatnya yang mudah menyerap air dan bisa dilewati udara akan membuat bunga anggrek semakin sehat.

Perputaran kelembaban dari air yang terakumulasi dalam hidroton seimbang, sehingga memang untuk direkomendasikan. Di samping juga ada faktor lain yang harus diperhatikan.

Aplikasi Hidroton untuk Media Tanam Anggrek

Kamu bisa dengan mudah menjumpai media tanam anggrek satu ini di marketplace, seperti Shopee dan Tokopedia. Harganya cukup terjangkau, meskipun dibandingkan dengan media tanam anggrek yang lain, hidroton ini memiliki harga yang paling mahal.

5. Moss Putih atau Spagnum moss

Moss putih ini juga merupakan media tanam anggrek yang paling dijumpai, khususnya untuk anggrek bulan. Di luar negeri, media tanam satu ini lebih dikenal dengan mizukoke.

Moss Putih atau Spagnum Moss

Moss putih memiliki sifat menyerap air, sehingga sangat cocok untuk anggrek yang suka air, seperti anggrek bulan. 

Namun, hal rentan yang harus kamu hadapi ketika ternyata kamu kelebihan kadar penyiraman air, maka siap-siaplah akar anggrek kamu membusuk.

Cara atau teknik yang aman, meskipun semua ada resikonya dalam menggunakan media tanam satu ini adalah dengan mengaplikasikannya dengan media tanam anggrek yang lain, seperti sekam bakar.

Caranya adalah dengan menaruh media tanam yang tidak terlalu menyerap air, misalnya sekam, di bagian bawah, kemudian taruh mizukoke di bagian atas.

Kelebihan mizukoke atau moss putih ini adalah pembawaan mineralnya yang kaya. Sehingga, jika kamu bisa merawatnya dengan tepat, maka bunga anggrek kamu bisa saja gemulai dan menyenangkan mata saat dipandang.

6. Akar Kadaka atau Moss Hitam

Jika ada moss putih, maka tentunya ada moss hitam. Namun, tidak seperti moss putih yang sifatnya menyerap air, akar kadaka atau moss hitam ini lebih cenderung stabil dalam akumulasi air.

Akar Kadaka atau Moss Hitam

Seperti biasa, jika kamu memutuskan menggunakan akar kadaka karena kebetulan kamu memiliki tanamannya, maka hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencucinya.

Setelah cukup dicuci, jemurlah sebentar. Setelahnya, moss hitam siap digunakan.

Akar kadaka ini biasanya juga sering dikombinasikan dengan media tanam anggrek yang lain, bisanya dengan moss putih. Sebab, jika sepenuhnya menggunakan moss putih, maka kamu harus benar-benar memperhatikan kelebabannya.

Karena jika tidak, maka siap-siap menjumpai akar anggrek kamu yang membusuk tanpa kamu ketahui.

7. Sabut Kelapa

Di Jawa, mungkin lebih dikenal sepet. Untuk media tanam anggrek satu ini, pasti sudah tidak asing lagi bagi kamu bukan, pecinta anggrek?

Yup, penggunaannya mudah, aplikasinya tidak ribet, mencarinya tidak susah, harganya juga cukup murah.

Sabut Kelapa

Menggunakan sabut kelapa sebagai media tanam anggrek memang yang paling sering dijumpai dan paling sering digunakan oleh petani anggrek. Ditambah untuk menanam anggrek dari proses seedling juga sudah bisa menggunakan sabut kelapa.

Penyiraman anggrek yang menggunakan media tanam sabut kelapa juga tidak perlu perhatian ekstra. Sifatnya yang juga cenderung stabil dalam mengakumulasi air, membuatnya disenangi sebagai media tanam anggrek.

8. Kayu

Kayu, media tanam yang juga mudah dijumpai. Di habitat aslinya, anggrek adalah tanaman peneduh, perdu, tumbuh di batang pohon. 

Oleh karena itu, kayu akan menjadi media tanam anggrek yang sangat cocok. Hal ini karena dari sifat asli anggrek yang sudah menjadi bawaan sewaktu di alam liar.

Meskipun demikian, kamu juga harus memperhatikan satu hal, yaitu karakteristik anggrek.

Walaupun, kayu hampir cocok sebagai media tanam keseluruhan spesies anggrek. Biasanya, penerapan media tanamnya diaplikasikan dengan sabut kelapa yang dilekatkan dibatang pohon.

Penyiramannya bisa secara teratur, yaitu tiga kali saja seminggu. Sisanya cukup dengan penyemprotan biasa yang tidak terlalu banyak.

9. Arang

Media tanam anggrek satu ini juga yang paling umum ditemukan, paling mudah ditemukan. Selain sekam bakar, arang ini juga bisa dihaluskan, atau bisa diaplikasikan langsung sebagai media tanam.

Dengan catatan, berat arang tidak terlalu membebani akar anggrek. Atau kamu bisa pecahkan arang menjadi bagian kecil-kecil lebih dahulu. 

Atau bisa langsung digunakan, asalkan bonggol bunga anggrek kamu tidak tertimbun.

Sifat arang yang tidak terlalu menyukai air, sangat cocok untuk media tanam anggrek dendrobium. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan diaplikasikan dengan media tanam anggrek yang lain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Misalnya, dikombinasikan dengan moss putih untuk media tanam anggrek cattleya atau anggrek bulan.

10. Pecahan Genting atau Batu Bata

Batu bata atau pecahan genting ternyata juga bisa digunakan sebagai media tanam anggrek, loh. Meskipun, saya secara pribadi belum pernah menjumpainya.

Pecahan Bata dan genting

Namun, jika bunga anggrek kamu hanya untuk koleksi pribadi, maka kamu bisa mencoba menerapkan media tanam anggrek satu ini. 

Pecahan-pecahan genting atau batu bata, cukup kamu taruh di bawah, kemudian aplikasikan juga dengan kombinasi media tanam anggrek yang lain.

Pertimbangkan media tanam anggrek yang dikombinasikan tersebut memiliki sifat menyerap air. Hal ini karena pecahan batu bata dan genting sangat cepat menguapkan air.

Kamu pasti lebih sering menjumpai pecahan batu bata atau genting yang diaplikasikan sebagai media tanam anggrek ini diletakkan di bagian atas tanpa menutup bonggol anggrek bukan?

Nah, seperti itulah penerapannya yang tepat. Menggunakan media tanam anggrek manapun, perawatannya tetap harus diperhatikan, Terutama bagian bonggol anggrek jangan sampai tertimbun. 

Itulah beberapa media tanam anggrek yang sering diaplikasikan dalam dunia pecinta anggrek. Jika kamu memiliki beberapa pertanyaan, jangan sungkan untuk menempelkannya di kolom komentar. 

Terima kasih telah berkunjung dalam blog kami.

tag.

jual beli anggrek murah jember, jual beli anggrek online, pasar online anggrek. 


 

No comments for "10 Media Tanam Anggrek yang Cocok dan Mudah Digunakan"