Anggrek Hitam Kalimantan (Coelogyne pandurata)

Pernahkah kamu menonton film “Anaconda: The Hunt for the Blood Orchid“? Film garapan Hollywood yang mengambil latar di Pulau Borneo atau Kalimantan ini mengisahkan sejumlah kelompok peneliti yang berburu anggrek di tengah pulau penuh ular anaconda. Bunga anggrek dalam film anaconda digambarkan dapat menyembuhkan segala macam penyakit berbahaya.

Topik bunga anggrek dalam film tersebut tidak diambil begitu saja tanpa alasan. Namun, apakah anggrek ini benar-benar ada di dunia nyata? Faktanya, anggrek yang hidup di Tanah Kalimantan, yakni anggrek hitam tidak sepenuhnya berwarna hitam. Berikut informasi lengkap beserta gambar anggrek hitam Kalimantan.

Baca juga: Cara Menanam Anggrek untuk Pemula

Asal anggrek hitam (Coelogyne pandurata)

Sesuai dengan nama geografinya, anggrek hitam (Coelogyne pandurata) berasal dari Semenanjung Malaya, Kalimantan, dan Pulau Sumatra. Anggrek hitam dideskripsikan oleh John Lindley pada 1853.

Anggrek hitam merupakan ikon flora Provinsi Kalimantan Timur di mana keberadaannya semakin menurun. Kini, anggrek hitam termasuk dalam spesies flora yang sangat dilindungi.

Ciri-ciri dan gambar anggrek hitam Kalimantan

bunga anggrek hitam kalimantan
Bunga anggrek hitam kalimantan (Coelogyne pandurata)

Anggrek hitam Kalimantan memiliki mahkota berwarna hijau, sedangkan bagian hitam terdapat pada lidah bunga (labellum) disertai garis-garis hijau dan berbulu.

Bunga anggrek hitam mekar pada Bulan Maret hingga Juni, memiliki aroma wangi dan akan menjadi semakin hitam seiring bertambahnya umur.

Anggrek hitam memiliki daun mahkota yang berbentuk lancip, panjang garis tengah lebih kurang 10 cm dan kuntum bunga dapat tumbuh mencapai 14 cm.

Mitos tentang bunga anggrek hitam

Anacondas The Hunt for the Blood Orchid
Cuplikasin scene dalam film Anacondas The Hunt for the Blood Orchid

Meskipun cukup banyak diburu oleh para kolektor, bunga anggrek hitam Kalimantan rupanya menyimpan mitos tersendiri di tengah masyarakat.

Menurut mitos, siapa pun yang memelihara anggrek hitam akan tertimpa kesusahan dan kesialan dalam kehidupan, misalnya susah menikah, bertengkar dengan pasangan, atau rumah tangga kurang harmonis, mudah terserang penyakit, dan sebagainya.

Terlepas dari mitos yang beredar, keindahan dan wangi bunga yang semerbak tetap menjadi daya tarik para kolektor bunga anggrek. Mungkin melalui mitos inilah produser film Anaconda terinspirasi memiliki bunga anggrek hitam sebagai topik dalam film.

Fakta dan manfaat bunga anggrek hitam

Sebetulnya, ada alasan mengapa bunga anggrek hitam dikaitkan dengan sebuah film dalam paparan ini. Faktanya, bunga anggrek hitam memiliki manfaat sebagai obat herbal selama berabad-abad lalu.

Masyarakat secara empiris memanfaatkan anggrek hitam sebagai obat untuk menghentikan perdarahan rahim, perdarahan dalam parut, tukak lambung, penyembuhan penyakit musim dingin, obat diare, dan disentri. Di Inggris, anggrek hitam dimanfaatkan sebagai obat tuberkulosis, membantu pemulihan dan vesiculation sel paru, dan membantu mengatasi maag.

Selain dapat dijadikan sebagai bunga hias, anggrek hitam juga dianggap sebagai simbol kemewahan urutan kedua setelah bunga mawar merah di beberapa negara. Di era sekarang, bunga anggrek hitam menggeneralisasi menjadi simbol romantis dan cinta.

Bioekologi anggrek hitam

Anggrek hitam umumnya tumbuh pada habitat hutan primer dengan kelembapan udara cukup tinggi. Biasanya anggrek hitam tumbuh di dataran renda, dekat pantai atau di daerah rawa yang cukup panas dekat sungai-sungai di hutan basah.

Anggrek ini tumbuh di dataran rendah sebagai tanaman epifit simpodial, yaitu menempel pada batang tumbuhan lain yang memiliki pertumbuhan batang yang terbatas. Anggrek hitam tumbuh berumpun di masing-masing batang pohon yang rebah membentuk akar tinggal yang saling terhubung satu sama lain.

Pertumbuhan dan pembiakan anggrek hitam

Anggrek hitam biasanya akan berbunga pada akhir tahun, yaitu antara bulan Oktober hingga Desember.

Pertumbuhan anggrek merupakan regenerasi dari tunas yang muncul dari tanaman sebelumnya dengan ukuran yang lebih besar dan menggelembung hingga mencapai ukuran 10 – 15 cm. Bagian yang menggelembung pada bagian batang ini disebut sebagai umbi semu yang berfungsi sebagai penyimpanan air dan makanan.

Spesies Coelogyne pandurata dapat menjadi sumber pembawa sifat warna hitam yang dibutuhkan untuk pemuliaan tanaman untuk menciptakan persilangan yang lebih menarik.

Anggrek hitam dapat berkembang bias secara vegetatif maupun generatif. Perkembangbiakan anggrek secara vegetatif dilakukan dengan memisahkan anakan (keike), sedangkan metode secara generatif dilakukan melalui laboratorium.

Media tanam anggrek hitam pada umumnya sama seperti jenis anggrek pada umumnya, yaitu pakis, sabut kelapa, atau serbuk gergaji. Serbuk gergaji merupakan media tanam yang paling baik untuk anggrek hitam karena memiliki sifat sesuai habitat asli.

Upaya Konservasi

Populasi anggrek hitam Kalimantan di alam liar mengalami penurunan yang sangat signifikan. Hal ini karena anggrek hitam memiliki keunikan dan kecantikan yang menawan.

Anggrek hitam Kalimantan sangat langka sehingga memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Keberadaan anggrek ini di ambang kepunahan dan merupakan kerugian besar yang memengaruhi biodiversitas di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan anggrek hitam sebagai tanaman langka dan dilindungi melalui PP No. 7 tahun 1999.

Dalam Peraturan Pemerintah ditegaskan bahwa perdagangan bunga anggrek hitam secara bebas sangat dilarang, perkecualian hasil budidaya.

Anggrek hitam Kalimantan dapat ditemukan di Cagar Alam Kersik Luway, tetapi jumlahnya kini semakin menurun. Diperkirakan jumlah anggrek hitam yang berada di tangan para kolektor anggrek lebih banyak. Selain itu, habitat asli anggrek hitam juga semakin menyusut karena pembukaan lahan untuk pemukiman.

Oleh karena itu, mari kita sama-sama menjaga kelestarian flora dan fauna yang kini semakin langka. Dengan demikian, keberadaannya bisa tetap terjaga hingga di masa tua.

Salam sukses, Angphotorion!

Salam Angphot! Kamu bisa belajar cara menanam dan merawat anggrek, serta tanaman hias lain sekaligus melakukan jual beli dengan aman bersama kami dalam link whatsapp Angphotorion dan Channel Telegram Angphot. Kamu juga dapat mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi gratis bersama kami.

Kami juga menyediakan kesempatan sebagai reseller dan mitra dalam naungan Angphotorion. Selengkapnya lihat ketentuan dalam halaman kami. Katalog anggrek, aglonema, produk makanan sehat dan hidroponik, buku, serta karya kreatif bisa kamu lihat di Katalog Angpot.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *