Budidaya Anggrek Dendrobium Keriting (Dendrobium discolor)

Dendrobium discolor atau biasa disebut anggrek dendrobium keriting, juga dapat dijuluki sebagai anggrek tanduk. Dinamakan demikian karena ukuran batang anggrek beserta bunganya yang terkesan ‘jumbo’.

Dinamakan discolor disebabkan karena ia memiliki dua warna yang berbeda yang mana mendominasi mahkota bunga.

Beberapa varietas anggrek Dendrobium discolor adalah Dendrobium discolor f. broomfieldii, Dendrobium discolor subsp. incurvata, Dendrobium discolor var. broomfieldii, Dendrobium discolor var. fimbrilabium, Dendrobium discolor var. fuscum, Dendrobium discolor var. fuscum.

Karakteristik anggrek dendrobium keriting

Dendrobium discolor var. broomfieldii
Dendrobium discolor subsp. discolor
Dendrobium discolor var. fuscum
Dendrobium discolor var. fimbrilabium

Spesies dendrobium pertama kali dideskripsikan oleh John Lindley pada 1841. Jenis anggrek dendrobium keriting merupakan spesies dendrobium asli Australia, Papua New Guinea, dan Indonesia.

Di habitat aslinya, anggrek dendrobium keriting umumnya tumbuh di wilayah pantai hutan bakau dan di sepanjang bukit berpasir. Ia juga dapat tumbuh di bukit dengan kadar garam tinggi serta bebatuan dengan ketinggian 550m.

Sifat alamiah yang dimiliki anggrek dendrobium keriting membuat ia menyukai lingkungan hidup yang kering. Anggrek dendrobium juga tidak terlalu menyukai tempat hidup yang terlalu lembap.

Kamu mungkin hanya perlu menyiram anggrek dendrobium keriting seminggu sekali, terutama jika media tanam anggrek yang kamu gunakan memiliki sifat tahan menyimpan air – sphagnum moss.

Jenis anggrek dendrobium keriting

Anggrek dendrobium keriting (Dendrobium discolor) merupakan tumbuhan epifit atau litofit yang hidup di tempat dengan suhu hangat sampai panas. Ia menyukai tempat hidup yang kering.

Saat usia anggrek dendrobium cukup, ia dapat mekar sepanjang tahun dan mengeluarkan bau yang wangi. Beberapa jenis anggrek dendrobium keriting berdasarkan varietasnya adalah sebagai berikut:

  • Dendrobium discolor var. broomfieldii, varietas Dendrobium discolor yang disebut sebagai anggrek kenari yang memiliki warna kuning kehijauan hingga kuning keemasan. Jenis anggrek dendrobium ini biasa mekar pada April hingga Desember dan bisa ditemukan di wilayah Kepulauan Whitsunday, Great Barrier Reef, Australia.
  • Dendrobium discolor subsp. discolor, jenis anggrek dendrobium keriting yang dijuluki anggrek tanduk emas, memiliki warna coklat muda sampai coklat tua, kadang kuning sampai coklat kekuningan dengan tanda ungu keunguan di labellum. Varietas ini biasa mekar pada bulan Agustus dan November dan biasa ditemukan di Queensland, Australia, dan beberapa di Kepulauan Selat Torres sampai Rockhampton.
  • Dendrobium discolor var. fimbrilabium, varietas anggrek dendrobium keriting yang tumbuh di Indonesia, Papua New Guinea, dan Queensland.
  • Dendrobium discolor var. fuscum, varietas anggrek dendrobium coklat yang memiliki ukuran bunga relatif kecil, memiliki warna coklat kemerahan sampai coklat tua dengan tanda ungu muda sampai ungu pada labellum. Bunga anggrek ini biasa tumbuh pada bulan April hingga Desember dan tumbuh di Queensland, serta beberapa wilayah Kepulauan Selat Torres sampai Mackay.
  • Dendrobium discolor subsp. incurvata, varietas anggrek dendrobium keriting yang tumbuh di wilayah Papua New Guinea dan Queensland, Australia.

Perawatan dan budidaya anggrek dendrobium keriting

Informasi yang kami paparkan di bawah ini hanyalah panduan umum mengenai budidaya anggrek dendrobium. Beberapa perlakuan dapat berbeda tergantung pada wilayah dan tempat kamu merawat anggrek.

Namun, kamu dapat menentukan metode perawatan dan budidaya yang tepat ketika kamu mengetahui bagaimana karakter umum dari anggrek dendrobium keriting. Indikator yang dapat kamu gunakan selama perawatan, adalah sebagai berikut:

1. Cahaya

Dendrobium discolor dapat hidup dengan baik di bawah sinar matahari penuh (25000-50000 lux), dekat dengan kaca jendela atau dirawat dalam rumah kaca jika diperlukan. Selain cahaya alami, kamu juga dapat menggunakan cahaya dari lampu buatan.

2. Suhu

Suhu rata-rata siang hari di musim kemarau adalah 25-26 °C, sedangkan di malam harinya adalah 21 °C. Hal ini memberikan perbedaan suhu harian 4-6 °C.

Di musim dingin atau musim hujan, suhu rata-rata siang hari adalah 27-30 °C, sedangkan pada malam hari adalah 16-17 °C . Hal ini memberikan perbedaan suhu harian sebesar 13 °C.

Umumnya, anggrek dendrobium menyukai suhu yang tidak terlalu lembap atau terlalu basah, jadi selalu pantau suhu harian di tempat kamu merawat anggrek.

3. Kelembapan

Anggrek tanduk membutuhkan kelembapan 80-90% selama masa pertumbuhan (yaitu dari saat tunas pertama muncul hingga pseudobulb terakhir telah tumbuh secara maksimal). 

Di musim dingin saat musim hujan, kelembapan dapat turun hingga 65%. Udara yang terlalu kering berdampak negatif pada perkembangan tanaman, seperti pertumbuhannya terhambat, dan daun mulai menguning atau mengering.

Semakin tinggi suhu, semakin tinggi kelembapannya, dan semakin tinggi kelembapannya, semakin sering dan lama pertumbuhannya.

Oleh karena itu, jika suhu terlalu tinggi atau terlalu rendah, maka diperlukan ventilasi ruangan di tempat tanaman berada. Jika tidak ada, maka kemungkinan besar anggrek dapat membusuk dan dihinggapi berbagai jenis penyakit jamur.

4. Substrat, media tanam dan di-repoting

Dendrobium discolor tumbuh paling baik dalam pot dengan staghorn peat sebagai substrat, yakni media tanam dari pecahan barang-barang tembikar dan arang di bagian bawah pot. 

Setelah menanam, letakkan tanaman di tempat yang sejuk dan teduh selama beberapa hari sebelum menempatkannya pada tempat teduh yang langsung terpapar sinar matahari. 

Sebaiknya gunakan pot terkecil yang bisa menampung tanaman dan tidak perlu terlalu sering mengganti pot (repotting).

Oleh karena itu, penanam anggrek kembali hanya dilakukan jika benar-benar diperlukan, misalnya, dalam kasus salinisasi yang kuat atau pemadatan substrat, pH yang sangat tinggi atau rendah (normalnya dari 5,5 hingga 6,5 ).

Kamu juga bisa melakukan penanam anggrek kembali ketika akar tanaman tumbuh sangat kuat dan pot menjadi sempit (pseudobulbs mulai menggantung dari tepi pot). 

Repotting paling baik dilakukan segera setelah berbunga ketika akar baru dan pertumbuhan baru mulai tumbuh.

5. Penyiraman

Saat memasuki musim kemarau, kamu mungkin perlu menyirami bunga anggrek dendrobium keriting lebih sering jika dibandingkan saat musim hujan.

Siramlah bunga anggrek saat media tanam bunga sudah menunjukkan kekeringan. Kamu bisa memasukkan jarimu satu inci dalam media tanam. Kamu dapat menyiramnya saat kulit jarimu tidak menyisakan air atau struktur media tanam yang basah.

Normalnya, penyiraman anggrek dendrobium keriting dilakukan dua kali seminggu. Namun, hal ini bergantung pada tempat dan lokasi kamu menanam anggrek.

6. Pemupukan

Dianjurkan untuk menggunakan pupuk anggrek dengan dosis 1/4 hingga 1/2 setiap minggu. Kamu dapat mengencerkan konsentrasi pupuk dengan air sebelum memberikannya pada anggrek.

Gunakan pupuk secara seimbang sepanjang tahun atau dari musim penyemaian bunga hingga pertengahan musim kemarau menggunakan pupuk nitrogen tinggi. Kemudian mendekati akhir Desember, kamu dapat menggunakan pupuk fosfat tinggi untuk merangsang pembungaan.

Jika kamu bingung mengenai komposisi pemupukan untuk anggrek, kamu bisa menerapkan cara pemupukan anggrek yang telah kami lakukan menggunakan Vitamin B1 dan Pupuk hantu.

Perlu diingat, jangan memupuk bunga saat bunga anggrek mekar sempurna.

7. Waktu istirahat

Anggrek Dendrobium membutuhkan lebih sedikit air di musim dingin, terutama jika mereka tumbuh di bawah kondisi hari yang gelap dan masa siang yang pendek di wilayah bumi garis lintang sedang. 

Kamu mungkin harus memberikan jeda lebih lama di antara penyiraman, tetapi tidak boleh terlalu kering untuk waktu yang lama. Pemupukan juga harus dikurangi atau bahkan tidak melakukan pemupukan sampai pertumbuhan baru muncul dan penyiraman pun juga dapat dimulai.

Kesimpulan

budidaya anggrek dendrobium keriting

Budidaya anggrek dendrobium keriting dan perawatannya sangat bergantung pada karakter anggrek yang kamu miliki. Anggrek dendrobium umumnya menyukai tempat hidup yang tidak terlalu lembap dan kering, meskipun juga tidak terlalu kering.

Apakah kamu ingin mencoba budidaya anggrek dendrobium keriting?

Salam sukses, Angphotorion!

Salam Angphot! Kamu bisa belajar bersama kami dalam link whatsapp Angphotorion dan Channel Telegram Angphot untuk belajar cara menanam dan merawat anggrek dan tanaman hias lain bersama sekaligus melakukan jual beli dengan aman.

Kamu dapat mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi gratis bersama kami.Kami juga menyediakan kesempatan sebagai reseller dan mitra dalam naungan Angphotorion. Selengkapnya lihat ketentuan dalam halaman kami.

Katalog anggrek, aglonema, produk makanan sehat dan hidroponik, buku, serta karya kreatif bisa kamu lihat di Katalog Angpot.

Leave a Reply