Angphotorion

Cara Semai Biji Anggrek Menjadi Bibit Botol

Pengalaman cara semai biji anggrek pernah kami lakukan sebelumnya karena tertarik untuk mencoba bagaimana cara menyemai biji anggrek menjadi bibit botol.

Kami mencoba dengan bahan dan alat seadanya dan mengesampingkan keperluan sterilisasi. Alhasil, beberapa bibit kami, bahkan semuanya menghitam karena ditumbuhi jamur.

Akhirnya, kami mencoba metode lain. Awal kali mengenal cara menyemai biji anggrek dari sebuah Youtube, kemudian mencoba mempraktikkannya.

Video lengkapnya mengenai cara semai biji anggrek hingga menjadi bibit anggrek botol

Namun, umumnya untuk menumbuhkan biji anggrek ini terkesan buang-buang waktu serta pertumbuhannya pun lambat. Oleh karena itu, jika untuk pemula lebih disarankan untuk menumbuhkan anggrek dari bibit botol.

Selain membutuhkan sterilisasi, beberapa media lain juga diperlukan untuk mendukung pertumbuhan biji anggrek hingga menjadi bibit.

Kami memosting artikel ini karena sebelumnya kami telah mencoba cara menanam biji anggrek tanpa sterilisasi. Namun, persentase keberhasilan menyemai biji anggrek tanpa sterilisasi sangat kecil, sehingga kami tidak merekomendasikannya.

Cara semai biji anggrek

Cara semai biji anggrek apabila dilakukan dengan metode sterilisasi membutuhkan media khusus dan bahan kimia tertentu untuk menunjang pertumbuhan selama pemecahan dormansi biji.

Bahan-bahan

Media tanam atau PG, kamu bisa menggunakan bahan-bahan kimia yang kurang lebih ada 7 bahan yang semuanya bentuknya padat atau kristal, yaitu:

Selain bahan-bahan di atas, biasanya juga ditambahkan bahan-bahan organik, yaitu pisang yang umumnya dipakai pisang ambon, kentang, dan air kelapa muda. Kamu juga bisa menambahkan arang aktif Atau kamu bisa menggunakan batok kelapa yang dihaluskan seperti tepung dalam media tanam.

Media tanam yang digunakan umumnya adalah agar-agar. Ada sebuah media tanam agar khusus yang harganya cenderung mahal, tetapi kamu bisa menggunakan agar-agar biasa yang mudah didapatkan.

Bahan-bahan organik dan PG diberikan untuk membantu penyerapan nutrisi pada biji anggrek. Kami telah mencoba tanpa menggunakan bahan-bahan tersebut yang menuai hasil akhir biji tidak tumbuh dan menghitam karena jamur.

Jika kamu menggunakan bahan agar khusus, maka kamu tidak memerlukan bahan-bahan kimia di atas. Namun, hasil yang didapatkan dari penyemaian biji anggrek dengan bahan agar biasa ditambah bahan-bahan di atas juga tidak terlalu berbeda.

Proses pembuatan media tanam semai biji anggrek

Untuk proses awal dalam pembuatan media tanam penyemaian biji anggrek ini, kamu bisa mencoba langkah-langkah berikut. Pastikan ruangan atau tempat dimana kamu menyemai biji anggrek ini tidak memiliki suhu terlalu panas dan memiliki aliran angin yang tenang.

1. Mencairkan bahan kimia

Langkah awal yang kamu lakukan adalah mencairkan bahan-bahan kimia dan agar yang telah disiapkan dengan menggunakan aquadest (air suling steril) panas.

Bahan kimia yang ada tidak bisa dilarutkan sekaligus dalam satu wadah karena akan menggumpal. Jadi, pastikan kamu melarutkan bahan satu-satu dalam wadah terpisah.

2. Sterilisasi botol

Proses sterilisasi botol yang akan digunakan sebagai wadah bibit anggrek menggunakan sebuah alat yang disebut autoclave.

Alat autoclave untuk sterilisasi botol sebagai wadah bibit anggrek

Tutup botol biasanya terlepas dari wadahnya karena tekanan selama proses pemanasan. Kamu bisa memasangnya kembali menggunakan sebuah pinset khusus atau pinset panjang.

Sebaiknya tidak menyentuhnya dengan tangan, terutama apabila belum cuci tangan, karena selain masih panas karena tekanan tinggi, hal ini juga dimaksudkan untuk menghindari kontaminasi bakteri dan jamur.

3. Proses penaburan biji anggrek

Proses penaburan biji anggrek dalam alat subkultur

Setelah selesai dengan proses pertama, kamu bisa mencampurkan bahan-bahan dalam takaran tertentu ke dalam agar dan dimasukkan dalam botol. Atau kamu bisa mengoleskan bahan menggunakan cotton yang dipasang kapas steril.

Setelah agar mengental dan dingin, kamu bisa memasukkan biji anggrek ke dalamnya dengan pinset. Bakar sebentar botol, kemudian oles kembali dengan cairan sterilisasi.

Tutup dengan penyumbat karet yang telah dicelupkan dalam cairan steril, bisa pakai alkohol atau formalin, dan dibakar sebentar untuk menghindari kontaminasi bakteri.

Tulislah tanggal dan ID anggrek sehingga kamu bisa membedakannya. Letakkan ke dalam alat breeder steril.

Kemudian, untuk subkultur biji anggrek yang sudah menyemai dan agak dewasa, kamu bisa memisahkannya dalam botol lain dengan proses yang sama seperti halnya saat menaburkan biji anggrek.

Kesimpulan cara semai biji anggrek

Umumnya menyemai biji anggrek ini dilakukan oleh balai latihan kerja atau instansi tertentu yang berkaitan dengan agrikultur atau pertanian. Kamu bisa mengikuti suatu workshop tertentu yang diadakan oleh balai latihan kerja, atau dengan mengunjungi secara langsung tempat budidaya dan pemuliaan tanaman.

Salam sukses, Angphotorion!

Salam Angphot! Kamu bisa belajar bersama kami dalam link whatsapp Angphotorion untuk belajar cara menanam dan merawat anggrek dan tanaman hias lain bersama sekaligus melakukan jual beli dengan aman. Kamu dapat mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi gratis bersama kami.

Kami juga menyediakan kesempatan sebagai reseller dan mitra dalam naungan Angphotorion. Selengkapnya lihat ketentuan dalam halaman kami. Katalog anggrek, aglonema, produk makanan sehat dan hidroponik, buku, serta karya kreatif bisa kamu lihat di Katalog Angpot.

Exit mobile version