Pernahkah kamu berpikir, bahwa bagaimana cara binatang ompong memakan manakan mereka? Namun, faktanya hewan ompong ini, baik karena evolusi atau karena tidak pernah memiliki gigi, dapat makan dengan menggunakan paruh, lidah, atau moncongnya yang besar. 

Sistem pencernaan yang dimiliki oleh binatang ompong yang notabene tidak memiliki gigi juga menjadi kunci bagaimana mereka mengunyah makanannya, karena hewan-hewan ini lebih sulit menggiling makanan.

Dalam pembagian Kingdom Animalia, beberapa jenis hewan digolongkan karena ciri khas yang saling mendekati. Berikut daftar binatang ompong yang ada di dunia ini.

Spesies Binatang Ompong

Hewan yang tidak memiliki gigi umumnya mengunyah makan menggunakan “teknik” lain, baik dengan paruh, lidah, atau moncong besar. Beberapa contoh yang paling menonjol adalah:

1. Trenggiling

trenggiling binatang ompong

Spesies dari subordo Vermilingua, yang berarti “lidah cacing”, adalah mamalia asli Amerika Selatan. Mereka memiliki moncong panjang dan lidah lengket yang memungkinkan mereka memakan semut, dan rayap pada tingkat yang lebih rendah.

Trenggiling pada umumnya memang tidak memiliki gigi. Namun, hal tersebut itu tidak menghalangi mereka untuk bisa mencari dan mencerna makanan. 

Mereka biasa mengendus pohon dan gundukan tanah terlebih dahulu, kemudian menggali dengan cakarnya yang kuat, dan terakhir, menempelkan moncong mereka ke sarang semut.

Trenggiling dapat dengan cepat menjulurkan lidahnya sehingga semut menempel pada lidahnya. Kemudian, trenggiling akan menelannya. Proses ini harus dilakukan dengan sangat cepat untuk menghindari sengatan dari semut yang menyakitkan.

2. Cacing tanah

cacing tanah

Binatang ompong lain yang mungkin sudah tidak asing adalah si penghuni tanah ini. Namun, banyak orang tidak tahu bahwa, untuk makan, mulut cacing berubah seakan menjadi penyedot debu besar yang menyedot sampah organik dari dalam tanah.

Fakta yang menarik adalah seekor cacing dapat memakan hingga 90% berat tubuhnya dalam sehari. Bayangkan, kira-kira berapa banyak lagi yang akan dimakannya jika ia memiliki gigi? 

Baca juga: Tikus ompong, Spesies Pengerat Baru Endemik Indonesia

Kekuatan pencernaan yang dimiliki cacing muncul disebabkan oleh sistem pencernaannya, yang terdiri dari mulut penghisap, faring, perut penyimpan makanan, kantong atau ampela penghancur, dan usus besar.

3. Burung pelikan

burung pelikan

Meskipun tidak ada spesies burung yang memiliki gigi, kami memutuskan untuk menyoroti pelikan karena kemampuannya untuk menelan ikan besar secara utuh. 

Paruhnya yang panjang dan kulitnya yang bulat, yang menggantung di rahang bawah paruh, memungkinkannya menangkap mangsa dan kemudian mengalirkan air.

Burung ini umumnya juga memakan kelompok hewan amfibi, penyu, dan krustasea (kelompok udang-udangan). Untuk melakukannya, ia menggunakan teknik yang sama seperti pada ikan.

Ia akan membuka paruhnya, mengumpulkan banyak air seolah-olah itu adalah wadah, dan kemudian “menyaring” hingga menjebak mangsanya. 

Kemudian, ia melempar mangsanya ke udara terlebih dahulu, kemudian menelannya. Jika kamu memiliki kesempatan untuk melihat bagaimana cara makan burung pelikan, maka itu sungguh pemandangan yang bagus untuk dilihat!

4. Penyu

penyu hewan ompong

Meskipun kura-kura termasuk dalam keluarga reptil, mereka berkerabat dekat dengan burung. Faktanya, mereka adalah kerabat jauh, dan keduanya termasuk keturunan dinosaurus. 

Penyu diketahui tidak memiliki gigi, tetapi mereka memiliki paruh tanduk yang menutupi rahang.

Kasus yang terjadi pada penyu cukup menarik dibahas karena pada masa lalu, penyu memang memiliki gigi. Namun, alam seakan mengeliminasi gigi dari moyang mereka, artinya mereka harus terbiasa menggiling makanan dengan “paruh” mereka atau menelan mangsanya secara utuh.

Penyu darat dapat memakan tumbuhan, daun, buah-buahan, cacing tanah, cacing, atau siput. Penyu air biasa memakan moluska, alga, dan karang.

5. Macaw

burung macaw

Macaw adalah hewan lain yang termasuk dalam kelompok binatang ompong. Burung ini tidak hanya menarik perhatian karena bulunya yang berwarna-warni, tetapi juga karena kemampuannya memakan banyak buah dan biji, meski tidak memiliki gigi.

Macaw memiliki paruh yang kuat dengan kait tajam di ujung yang sedikit kurang menonjol dibandingkan burung pemangsa, yang memungkinkan mereka untuk mencari makan.

 Jika biji atau buah, seperti kacang palem, sangat besar, pertama-tama mereka akan mematahkannya ke cabang atau batu. Setelah kacang tersebut keluar, maka akan memakannya melalui paruhnya.

Itulah beberapa jenis hewan ompong. Intinya, apapun yang Tuhan ciptakan, di samping kekurangan, akan ada selalu kelebihan lain yang dimiliki oleh makhluk-Nya. So, manfaatkan kelebihan itu hingga kamu bisa menemukan tujuan hidup kamu.

Salam Angphot! Kamu bisa belajar bersama kami dalam link whatsapp Angphotorion dan Channel Telegram Angphot untuk mendapatkan informasi menarik seputar hidroponik dan sains unik berkaitan dengan lingkungan.