Media Tanam Keladi Liliput dan Cara Merawatnya

keladi-liliput

Keladi liliput (Caladium humboldtii) merupakan salah satu genus Caladium, yakni keluarga keladi yang memiliki ukuran mini. Tanaman yang memiliki potensi menyaingi aglonema ini juga bisa kamu manfaatkan sebagai sukulen karena bentuknya yang unik.

Kamu bisa memadukannya dalam pot kecil dengan media tanam yang sesuai supaya pertumbuhan keladi liliput tidak terlalu besar. Karena keunikan inilah, kamu juga bisa memanfaatkan keladi liliput sebagai tanaman hias bunga dalam rumah.

Keladi liliput (Caladium humboldtii)

bunga keladi liliput
Bunga keladi liliput (Caladium humboldtii)

Caladium humboldtii Schott alias keladi liliput merupakan jenis tanaman semi herba parenial. Meskipun memiliki beberapa genus nama yang berbeda, varietas liliput tetap memiliki satu ciri khas utama, yakni berukuran mini.

Tanaman hias ini merupakan tanaman asli yang memiliki persebaran geografis di wilayah Brazil, Venezuela, Guyana, dan Peru. Umumnya caladium juga banyak ditemukan di wilayah tropis, termasuk negara Asia Tenggara.

Bunga keladi liliput cocok dijadikan tanaman hias di dalam rumah karena corak unik dari tulang daun yang umumnya berwarna seperti bintik putih.

Tinggi tanaman dapat mencapai ukuran 35 hingga 45 cm. Ukuran daunnya juga tergolong kecil, yakni sekitar 4 sampai 7 cm, memanjang dengan bentuk cenderung seperti hati meskipun lebih lonjong.

Tanaman ini cenderung dapat tumbuh dengan baik pada kelembapan yang terjaga, media tanam bertekstur liat berpasir dengan kandungan bahan organik tinggi.

Bunga hias Caladium huboldtii akan tampak lebih indah apabila memiliki jumlah daun lebih dari 8 karena tampak lebih rimbun.

Cara menanam keladi liliput

Untuk menanam bunga Caladium ini sebenarnya tidak terlalu sulit. Media tanam keladi liliput adalah bahan-bahan yang tidak sulit untuk didapatkan. Kamu juga tidak perlu kerepotan dalam menanam keladi mini ini karena ia sendiri termasuk bunga hias yang tidak membutuhkan banyak perawatan.

Untuk menanam keladi atau jenis Caladium pada umumnya, kamu bisa memanfaatkan pemotongan batang untuk perbanyakan bibit tunas yang tumbuh dari rimpang keladi. Berikut langkah-langkah menanam bunga liliput:

  1. Potong rimpang yang telah menumbuhkan tunas dengan ukuran 3 – 5 cm, atau sesuai dengan akarnya.
  2. Siapkan pot dengan ukuran yang cukup besar, sesuaikan dengan ukuran bunga dan perkiraan ukuran bunga saat dewasa. Bunga keladi dapat tumbuh cukup besar. Oleh karena itu, pastikan kamu tidak salah memilih pot sehingga tidak perlu sering mengganti pot atau repotting.
  3. Media tanam keladi liliput yang digunakan adalah tanah kompos dan pasir yang dicampur merata dengan perbandingan 3:1.
  4. Masukkan media tanam ke dalam pot, cukup 3/4 nya saja, kemudian buatlah lubang pada media untuk memasukkan umbi. Tutup lubang dengan tanah kembali dan pastikan keseluruhan akar masuk dalam tanah. Jangan turut menutup bonggol tanaman dengan tanah karena akan mengganggu pertumbuhannya.
  5. Pastikan kamu membuat lubang drainase yang cukup pada pot. Siram tanaman dengan air secukupnya dan jaga tanaman dalam kelembapan dan intensitas penyiraman yang cukup setiap harinya.
  6. Letakkan tanaman di tempat dengan penerimaan cahaya matahari yang cukup, tetapi juga tidak terlalu sering. Apabila media tanam bunga sudah terlihat mengering, kamu bisa segera menyiramnya.

Perawatan keladi diberikan secara maksimal supaya pertumbuhannya juga maksimal. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan berikut ini.

Cara merawat keladi liliput

Perawatan yang diberikan sebaiknya dilakukan secara rutin. Perhatikan kelembapan dan cuaca yang memengaruhi tingkat kekeringan media tanam.

Pencahayaan

Tingkat cahaya yang dibutuhkan caladium bisa berbeda, bergantung dari banyaknya daun dan usia tanaman. Namun, umumnya keladi liliput membutuhkan pencahayaan dengan intensitas 30 – 45%.

Kamu bisa meletakkan tanaman di tempat yang teduh di mana sesekali terpapar sinar matahari.

Media tanam

Media tanam tempat tumbuh Caladium umumnya berada pada kisaran keasaman 6 hingga 7,5. Oleh karena itu, apabila hendak menanamnya di luar (outdoor), sebaiknya dipilih lahan yang subur, gembur, dan teduh, tetapi tetap terpapar sinar matahari.

Apabila muncul gulma di sekitar media tanam keladi liliput, maka sebaiknya kamu mencabuti gulma-gulma tersebut sehingga tidak terjadi persaingan unsur hara.

Jika kamu menanamnya di dalam pot, maka sebaiknya dipilih media tanam yang bisa mengikat air, tetapi tidak berlebihan. Kamu bisa memilih media tanam dengan porositas yang baik, tidak terlalu lembap atau terlalu kering.

Beberapa rekomendasi pilihan media tanam untuk menanam keladi liliput dalam pot yang bisa kamu terapkan:

  1. Kompos, sekam bakar atau sekam mentah, dan andam yang dicampur dengan perbandingan 1:3:6
  2. Sekam bakar, kompos, pasir malang, dan andam yang dicampur dengan perbandingan 2:1:1:1
  3. Humus daun bambu, pupuk kandang, dan cacahan pakis yang dicampur dengan perbandingan 2:1:1
  4. Andam, sekam bakar, dan pasir malang yang dicampur dengan perbandingan 2:1:1

Penyiraman

Penyiraman keladi bisa dilakukan berdasarkan cuaca, dilakukan secara rutin dan sebaiknya media tanam tidak terlalu kering.

Pada musim kering, kamu bisa menyiramnya dua kali sehari setiap hari, yakni tiap pagi dan sore. Saat cuaca mendung, kamu bisa menyiramnya cukup sekali saja, yakni di pagi hari.

Air yang digunakan sebaiknya adalah air sumur karena kemungkinan mengandung kaporit sangat kecil. Apabila kamu menggunakan air PAM, sebaiknya endapkan air lebih dahulu selama satu hari sebelum digunakan.

Pemupukan

Cara memupuk keladi liliput yang paling praktis dan paling sering digunakan adalah pupuk NPK yang bersifat slow release, yakni pupuk yang memiliki efek tahan lama. Misalnya, Dekastar 18-9-10 dengan kemasan hijau yang memiliki kandungan nitrogen tinggi.

Kamu juga bisa menggunakan pupuk cair organik atau pupuk yang penggunaannya harus dilarutkan lebih dulu, seperti Growmore.

Repotting

Repotting biasanya dilakukan apabila ukuran tanaman sudah terlihat tidak proporsional dengan wadah, media tanam sudah terlalu padat, batang sudah terlalu tinggi, atau muncul anakan baru yang hendak dipisahkan.

Tahapan repotting biasanya antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Keluarkan tanaman dari pot lama
  2. Potong bagian akar terutama yang sudah mati atau tua
  3. Jika terdapat anakan, maka bisa dipisahkan menjadi tanaman baru
  4. Siapkan pot baru yang sesuai dengan ukuran tanaman
  5. Isi dengan media baru hingga mencapai setengah bagian pot
  6. Letakkan tanaman di tengah pot, lalu tambahkan media hingga memenuhi bibir pot
  7. Siram tanaman secukupnya, lalu letakkan di tempat teduh

Keladi liliput akan cocok apabila kamu letakkan di tempat yang teduh. Gunakan pot yang kontras dengan warna daun liliput, seperti warna hitam atau gelap.

Itulah beberapa informasi terkait media tanam keladi liliput beserta media tanamnya. Apakah kamu tertarik untuk mencoba menanam keladi liliput? Kamu bisa memesan bunga hias ini dengan harga terjangkau, mulai dari Rp10.000 khusus di laman kami: Angphot Store.

Beli di Toko Kami.

Salam sukses, Angphotorion!

Salam Angphot! Kamu bisa belajar bersama kami dalam link whatsapp Angphotorion dan Channel Telegram Angphot untuk belajar cara menanam dan merawat anggrek dan tanaman hias lain bersama sekaligus melakukan jual beli dengan aman. Kamu dapat mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi gratis bersama kami.

Kami juga menyediakan kesempatan sebagai reseller dan mitra dalam naungan Angphotorion. Selengkapnya lihat ketentuan dalam halaman kami. Katalog anggrek, aglonema, produk makanan sehat dan hidroponik, buku, serta karya kreatif bisa kamu lihat di Katalog Angpot.

Leave a Reply