Cara Menanam Anggrek dengan Sabut Kelapa, Cocok untuk Pemula!

Cara menanam anggrek yang cocok untuk pemula

Menanam anggrek dengan sabut kelapa mungkin agak gampang-gampang susah, terutama jika belum terlalu memahami karakteristik anggrek.

Saat pertama kali angphotorion mengelola anggrek, kami pun juga mengalami hal yang sama. Namun, kami saat itu memilih menggunakan medium spagnum moss, terutama untuk anggrek bulan. Tidak lama, banyak anggrek bulan dewasa kami, bahkan yang sudah berbunga menunjukkan tanda-tanda layu.

Karakteristik utamanya adalah daun anggrek yang menguning. Saat kami mencoba mencabut tanaman anggrek kami, akarnya sudah membusuk satu per satu.

Akhirnya, dari pengalaman itulah kami paham, bahwa anggrek kami terlalu banyak air dan kelembapan ekstrem yang tidak bisa dikontrol. Kami juga menempatkan bunga-bunga kami di pekarangan terbuka sehingga saat hujan, spagnum moss benar-benar menyimpan cadangan air dalam jumlah banyak.

Apakah kamu tahu? Saat anggrek terlalu banyak menerima air dan kelembapan, maka ia akan memasuki masa dormansi (mati sementara, tetapi tidak benar-benar mati). Jika kamu menjumpai kejadian ini, kamu patut mewaspadainya. Apabila kamu biarkan, maka kemungkinan besar anggrek kamu akan membusuk seperti yang kami alami.

menanam anggrek dengan sabut kelapa
Bunga anggrek bulan kami yang mati karena media tanam sphagnum moss yang terlalu lembap dan mengalami stress

Ditambah jika bunga anggrek kamu termasuk golongan langka, seperti halnya bunga anggrek kami. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Mungkin tulisan kali inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa kami menulisnya.

Media tanaman sabut kelapa cocok kamu gunakan untuk menanam anggrek, terutama untuk pemula. Caranya juga tidaklah serumit kamu menggunakan sphagnum moss yang harus memerhatikan kelembapannya. Meskipun kamu tetap harus memerhatikan lingkungan dan media tanam anggrek supaya cepat tumbuh dan berbunga.

Bagaimana menanam anggrek dengan sabut kelapa?

Menanam anggrek dengan sabut kelapa kami rekomendasikan, terutama jika kamu masih pemula. Selain biayanya yang murah, perhatian yang kamu berikan untuk merawat anggrek juga lebih sederhana.

Selain juga terlihat alami, kamu juga tidak susah untuk mendapatkan bahannya. Untuk persiapannya, kamu harus menentukan, apakah kamu akan menggunakan pot sebagai wadah sabut kelapa supaya bisa berdiri. Atau kamu akan menggantungnya saja?

Oleh karena itu, kami akan membahas keduanya sekaligus dalam tulisan kami kali ini!

Menanam anggrek dengan pot gantung

media tanam anggrek yang mudah digunakan

Ada banyak macam pot gantung yang bisa kamu gunakan sebagai media tanam anggrek. Salah satunya yang paling mudah dijumpai adalah pot gantung dari sabut kelapa. Namun, kamu cukup menggunakan sabut kelapa sisa.

Bahan-bahan dan alat yang kamu butuhkan adalah:

  • Bunga anggrek
  • Sabut kelapa Gulungan
  • Kawat besi
  • Pemotong kawat (tang)

Untuk membuat media tanam beserta cara menanam anggrek dengan sabut kelapanya, kamu bisa mengikuti cara-cara berikut ini:

1. Buat media tanam dari sabut kelapa

Potong kawat menggunakan pemotong (tang) dengan ukuran kurang lebih 30cm. Masukkan kawat melalui belakang sabut kelapa dan buat pelintiran kawat untuk menahan batang anggrek.

2. Mengaplikasikan batang anggrek dalam media

Masukkan batang anggrek dengan hati-hati dan perlahan ke dalam lubang kawat sehingga batang anggrek tidak rontok. Pastikan lubang dapat memastikan anggrek dapat tumbuh dengan baik.

Sisa kawat yang ada di belakang sabut kelapa bisa kamu gayakan sebagai kail untuk mengaitkan pot ke dinding atau pohon, atau media lain yang kamu kehendaki.

3. Rendam media tanam dalam air untuk menjaga kelembapan

Langkah terakhir adalah merendam media tanam dalam air untuk memberikan kelembapan dan suasana yang baik untuk pertumbuhan anggrek. Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai batang anggrek terendam seluruhnya. Kamu cukup merendam bagian bawahnya saja karena sabut kelapa akan menyerap uap-uap air.

Selesai itu, kamu bisa menggantung di tempat yang cocok. Saran kami, letakkan di tempat yang teduh, tetapi tetap menerima sinar matahari dalam takaran yang tidak sering.

Kemudian, ada yang bertanya, “Jika bunga anggreknya membesar, apakah tidak masalah untuk membiarkan kawatnya menahan pertumbuhan anggrek?”

Betul, menanam anggrek dengan sabut kelapa, terutama jika menggunakan kawat, kamu harus meletakkan kawat tepat di bagian bawah sebelum akar. Bagian tunggul ini takkan membesar dan tidak akan menahan pertumbuhan anggrek.

Menanam anggrek dengan pot kombinasi

Jika sebelumnya menerapkan sabut kelapa sebagai pot gantung, maka cara yang lebih mudah untuk dicoba adalah dengan mengombinasikan berbagai media tanam.

Kami biasanya lebih memilih untuk menanam anggrek dengan pot plastik yang diberikan media sabut kelapa dan batu-batuan kecil. Menanam anggrek dengan sabut kelapa bisa kamu aplikasikan dalam berbagai bentuk yang kreatif dan sederhana.

Bagian bawah pot bisa kamu isi dengan batu-batu kecil, kemudian susun sabut kelapa mengelilingi pot dan letakkan batang anggrek di tengah-tengahnya. Pastikan batang anggrek tidak roboh atau rontok karena tidak memiliki penahan.

Kamu juga sebaiknya tidak menimbun tunggul anggrek dengan media tanam apapun, termasuk potongan kecil sabut kelapa.

Contoh media tanam kombinasi yang baik

Media tanam yang tidak menutupi tunggul akar akan membantu sirkulasi udara berjalan lebih baik dan bagian akar dapat tumbuh memanjang. Inilah alasan mengapa tidak disarankan untuk menutup akar anggrek secara menyeluruh.

Jika kamu menggunakan sabut kelapa sendiri, maka usahakan jangan menggunakan sabut kelapa yang masih mudah. Biasanya sabut kelapa yang masih mudah masih menyisakan warna hijau. Jika kamu menggunakannya, maka anggrek akan kesulitan untuk tumbuh karena penyesuaian dengan media yang tidak kering.

Selain itu, akar anggrek membutuhkan udara. Akar basah dari rerumputan lain akan mematikan tanaman sehingga tidak mungkin ditanam ke dalam tanah. Penyerap yang ringan seperti sabut kelapa membantu akar anggrek tetap sehat dengan menyiramnya. 

Kami memiliki beberapa rekomendasi pot yang bisa kamu gunakan untuk menanam anggrek dengan sabut kelapa tanpa harus rumit membuatnya.

Beberapa yang kami tawarkan merupakan produk unggulan yang juga telah kami gunakan untuk mengembangkan bibit-bibit kami.

media tanam dari  sabut kelapa
Pot serat kelapa

Selain memberikan ruang kering dan menjaga kelembapan yang baik, pot ini juga bisa kamu gunakan untuk media tanam succulent selain untuk mengembangkan anggrek.

Kamu juga tidak perlu khawatir dengan kombinasi media tanamnya, cukup berikan serat kelapa di bagian bawah akar anggrek, kemudian tahan batang anggrek dengan potongan-potongan kecil batu, genting, atau kulit kelapa.

Menanam anggrek dengan sabut kelapa memiliki tampilannya yang minimalis dan sederhana juga cocok untuk diletakkan dalam rumah sebagai bagian keindahan dari interior.

Kamu bisa mengunjungi akun social media kami: @angphotorion dan katalog kami di sini untuk melihat beberapa pilihan media tanam anggrek dan tanaman hias lain. Semoga bermanfaat!

Terima kasih telah berkunjung kemari. Salam, Angphot Green.

Link whatsapp Angphotorion untuk belajar anggrek bersama sekaligus jual beli anggrek aman. Kami selalu memantau dan mengawasi latar belakang dari masing-masing penjual yang ada untuk meminimalisasi penipuan yang kerap terjadi. Kamu juga dapat mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi gratis bersama kali dalam proses merawat anggrek.

2 thoughts on “Cara Menanam Anggrek dengan Sabut Kelapa, Cocok untuk Pemula!”

Leave a Reply