Penyebab Hilangnya Keanekaragaman Hayati

hilangnya keanekaragaman hayati

Saat ini tidak sedikit habitat hewan dan tumbuhan yang telah rusak atau berubah fungsinya sehingga mengakibatkan hilangnya keanekaragaman hayati.

Kerusakan dan perubahan habitat tersebut terutama disebabkan oleh berbagai kegiatan manusia sehingga sangat berpengaruh terhadap hilangnya keanekaragaman hayati akibatnya banyak jenis hewan maupun tumbuhan yang mengalami penyusutan dan bahkan terancam punah.

Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati!

1. Hilangnya habitat dan fragmentasi

Salah satu faktor yang paling menentukan terjadinya penurunan keanekaragaman hayati adalah hilangnya habitat. Menurut Edward O. Wilson, definisi hilangnya habitat adalah menyusutnya materi pada tempat yang sesuai (cocok) untuk hidup. Hilangnya habitat bertanggung jawab terhadap punahnya spesies endemik.

Keanekaragaman terbesar terdapat di daerah tropis. Di sana berlangsung penebangan hutan (deforestasi) setiap harinya. Begitu juga yang terjadi di daerah pantai. Pembangunan di daerah pantai telah menyebabkan musnahnya batu karang dan komunitas pantai. Padahal, daerah pantai dan hutan bakau merupakan tempat berlindung dan habitat yang sesuai bagi beberapa spesies makhluk hidup.

penyebab hilangnya keanekaragaman hayati
Penyebab hilangnya keanekaragaman hayati

Fragmentasi habitat adalah pemisahan suatu habitat menjadi lebih kecil lagi dan dapat merusak keanekaragaman hayati. Pada umumnya, spesies-spesies yang terdapat pada habitat-habitat kecil (terpencil) akan lebih mudah terserang oleh perubahan suhu, angin, kebakaran, predator dan penyakit.

Selain itu, habitat-habitat tersebut mungkin tidak sanggup untuk menyuplai makanan atau untuk dijadikan sebagai tempat hidup suatu populasi yang sukses dalam perkawinannya.

2. Spesies-spesies eksotik (spesies pendatang)

Spesies pendatang sering kali menjadi penyebab terhadap rusak atau musnahnya spesies asli suatu ekosistem sehingga berdampak pada hilangnya keanekaragaman hayati.

Dalam banyak kasus, masuknya spesies pendatang ke suatu ekosistem berawal dari kegiatan manusia juga. Dalam hal ini, ada yang sengaja mendatangkannya dengan tujuan tertentu dan ada juga yang secara tidak sengaja telah menyebabkan masuknya suatu spesies pendatang.

pembangunan kanal erie
Sejarah pembangunan Kanal Erie, New York | Sumber gambar: History Collection

Pada abad ke-19, pembangunan Kanal Erie telah menyebabkan masuknya belut laut ke Danau Agung. Kehadiran belut laut telah menyebabkan punahnya beberapa spesies ikan asli di danau tersebut.

Begitu juga kejadiannya ketika orang dengan sengaja membawa kambing ke Pulau Santa Catalina yang berlokasi di Pantai California. Kehadiran kambing tersebut telah menyebabkan punahnya 48 spesies asli di sana.

Pada kasus lainnya, kehadiran spesies pendatang dapat pula mengalahkan atau mendominasi spesies asli. Seperti halnya yang terjadi di Amerika Serikat ketika mendatangkan Kudzu, sejenis tanaman merambat yang hidup di Jepang.

Pada saat itu pemerintah Amerika Serikat sengaja mendatangkan tanaman Kudzu (Pueraria lobata) untuk mengurangi erosi tanah. Namun, di lingkungan yang baru, tanaman tersebut mampu tumbuh cepat sehingga menutupi daerah tanaman asli.

3. Degradasi habitat

Bentuk ancaman lain terhadap keanekaragaman hayati adalah berupa degradasi habitat. Degradasi habitat adalah kerusakan habitat yang disebabkan oleh polusi.

Polusi dapat diartikan sebagai perubahan-perubahan lingkungan yang menimbulkan pengaruh negatif terhadap kehidupan dan kesehatan makhluk hidup. Polusi sudah teridentifikasi sebagai penyebab ketiga terjadinya kepunahan spesies makhluk hidup. Macam-macam polusi di antaranya adalah hujan asam, eutrofikasi dan efek rumah kaca.

4. Eksploitasi secara berlebihan

Tumbuhan dan hewan termasuk sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Meskipun demikian, jika eksploitasi yang dilakukan berlebihan tanpa memperhatikan kecepatan reproduksinya, maka dapat berakibat musnahnya sumber daya alam hayati itu sendiri.

Eksploitasi sumber daya alam dapat dikatakan berlebihan jika jumlah yang diambil lebih besar dibandingkan dengan kemampuan sumber daya alam tersebut untuk memperbarui diri.

Ada berbagai alasan yang dilakukan orang untuk mengambil sumber daya alam hayati tersebut. Misalnya, untuk dijadikan sebagai sumber bahan pangan, papan, obat-obatan, kesenangan dan beberapa alasan lainnya. Hal demikian akan menjadi semakin buruk jika kita belum melakukan penelitian tentang cara membudidayakan dan pengelolaan suatu jenis makhluk hidup secara berkelanjutkan.

Sekarang, banyak harimau sumatra dan gajah yang diburu untuk komoditas yang berharga. Begitu juga yang dilakukan terhadap ikan arwana (Schleropages formosus).

Hewan tersebut banyak diburu orang untuk dikoleksi karena harganya yang mahal. Padahal, hingga saat ini belum banyak orang yang melakukan penelitian tentang cara membudidayakan dan mengelola hewan tersebut secara berkelanjutan.

Apa yang terjadi jika pengambilan di alam dilakukan terus-menerus di saat kita belum berhasil membudidayakannya? Nasib serupa juga dialami oleh orang utan, burung cenderawasih, badak, kayu ramin, kayu cendana, dan beberapa jenis sumber daya alam hati lainnya.

Menurutmu, apakah yang dilakukan untuk menyelamatkan bioekosistem dan mencegah hilangnya keanekaragaman hayati yang terjadi saat ini? Mengingat pembangunan yang tidak dapat dicegah karena semakin tingginya pertumbuhan jumlah penduduk dunia saat ini.

Gerakan krisis keanekaragaman hayati
Hentikan krisis keanekaragaman hayati dengan bergerak bersama kami!

Salam sukses, Angphotorion!

Salam Angphot! Kamu bisa belajar bersama kami dalam link whatsapp Angphotorion dan Channel Telegram Angphot untuk belajar cara menanam dan merawat anggrek dan tanaman hias lain bersama sekaligus melakukan jual beli dengan aman. Kamu dapat mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi gratis bersama kami.

Kami juga menyediakan kesempatan sebagai reseller dan mitra dalam naungan Angphotorion. Selengkapnya lihat ketentuan dalam halaman kami. Katalog anggrek, aglonema, produk makanan sehat dan hidroponik, buku, serta karya kreatif bisa kamu lihat di Katalog Angpot.

Leave a Reply