6 Pestisida Alami untuk Tanaman Stroberi, Apa Saja?

Pestisida alami merupakan jenis pengontrol OPT (organisme pengganggu tanaman) yang diperoleh dari bahan-bahan alam yang ramah lingkungan. Di masa depan, pestisida alami memiliki cukup potensi menggantikan pestisida kimia meskipun masih menuai banyak kendala dalam studi pengembangannya.

Nah, jenis pestisida memiliki target tanaman, jenis hama, dan kerentanan yang khas di mana hal ini menjadi karakteristik masing-masing bahan pestisida. Berikut ini daftar pestisida alami untuk tanaman stroberi yang bisa Anda coba di rumah.

Jenis pestisida alami untuk tanaman stroberi

Residu pestisida kimia dapat menyebabkan beberapa risiko kesehatan, termasuk beberapa jenis kanker. Namun, jangan khawatir karena dalam ulasan ini terdapat beberapa rekomendasi pestisida alami untuk tanaman stroberi.

Jika Anda memutuskan untuk menanam buah stroberi secara organik, maka menggunakan pestisida alami yang ramah lingkungan merupakan suatu keharusan. Dengan demikian, bahan makanan Anda akan bebas dari bahan kimia beracun dan ramah lingkungan.

Baca juga: 15 Jenis Bunga Anggrek Termahal

1. Spray campuran minyak nabati

minyak nabati
Minyak nabati dapat digunakan sebagai pestisida alami untuk tanaman stroberi (Sumber: nbihealth)

Pestisida alami ini dapat digunakan untuk mengusir hama pada buah stroberi. Anda dapat membuatnya dari minyak sayur yang dicampur dengan sabun. Spray ini dapat efektif untuk mengusir serangga pengganggu tertentu, seperti kutu daun, tungau, thrips, dll.

Untuk membuatnya, Anda dapat mencampurkan satu cangkir minyak sayur dengan satu sendok makan sabun. Tutup rapat dan kocok hingga merata!

Ketika campuran sudah siap untuk digunakan, tambahkan dua sendok teh campuran semprotan minyak dengan satu liter air, kocok, kemudian semprotkan langsung pada permukaan tanaman yang terkena hama.

Minyak dapat melapisi tubuh serangga sehingga membunuh serangga secara efektif dengan menghalangi pori-pori pernapasan mereka.

2. Spray sabun

sabun sebagai bahan pestisida alami untuk tanaman stroberi
Semprotan sabun cukup efektif untuk mengendalikan tungau, kutu daun, lalat putih, kumbang, dan serangga kecil. (Sumber: Pexels.com)

Semprotan sabun dapat menjadi alternatif pestisida alami untuk tanaman stroberi yang cukup efektif mengendalikan tungau, kutu daun, lalat putih, kumbang, dan serangga kecil.

Untuk membuat pestisida alami ini, cukup campurkan satu setengah sendok teh sabun cair ringan (seperti sabun castile) dengan satu liter air. Kemudian, semprotkan campuran tersebut langsung ke permukaan tanaman yang terinfeksi.

Mekanisme kerja pestisida semprotan sabun hampir serupa dengan pestisida semprotan minyak dan dapat diterapkan seperlunya. Namun, tidak disarankan untuk digunakan ketika hari yang terik sehingga lebih direkomendasikan digunakan malam atau dini hari.

Baca juga: Cara Menanam Anggrek dari Batangnya yang Mati

3. Minyak nimba

minyak nimba
Minyak nimba memiliki sifat pengganggu hormon dan antifeedant (Sumber: emozzy)

Minyak yang diekstraksi dari biji pohon nimba adalah kemampuan membunuh serangga cukup kuat. Sifat inilah yang membuat minyak nimba direkomendasikan sebagai salah satu pestisida alami untuk tanaman stroberi yang aman dikonsumsi.

Minyak nimba mampu mengganggu siklus hidup serangga di semua tahap (dewasa, larva, dan telur), sehingga banyak direkomendasikan untuk pelaku kebun organik.

Minyak nimba bertindak sebagai pengganggu hormon dan sebagai “antifeedant” bagi serangga yang memakan daun dan bagian tanaman lainnya. 

Minyak nimba dapat terurai secara hayati dan tidak beracun bagi hewan peliharaan, burung, ikan, dan satwa liar lainnya, dan efektif melawan berbagai hama serangga umumnya. Selain itu, minyak nimba juga berpotensi menjadi fungisida alami yang dapat memerangi spora jamur dan infeksi lainnya pada tanaman.

Untuk mengaplikasikan minyak nimba sebagai pestisida, ikuti petunjuk yang tersedia pada botol. Namun, jika tidak tersedia, maka Anda cukup campurkan dua sendok teh minyak nimba dan satu sendok teh sabun cair. Kocok secara menyeluruh dengan satu liter air, lalu semprotkan ke tanaman yang terkena.

Minyak nimba dapat digunakan sebagai upaya preventif (pencegahan) dengan menyemprotkan daun tanaman yang sering terserang hama, sebelum benar-benar terinfestasi.

Baca juga: 10 Cara Jualan Laris di Shopee

4. Bubuk diatom

tanah diatom
Tanah diatom bersifat abrasif dan afinitasnya menyerap lipis dari eksoskeleton serangga (Sumber: Essential Oils)

Bubuk diatom merupakan zat alami yang diperoleh dari batuan sedimen yang dibuat oleh fosil alga (diatom). Diatom merupakan sumber daya yang cukup melimpah, dikatakan bahwa diatom menyusun 26% berat kerak Bumi.

Bubuk diatom memiliki sejumlah kegunaan. Bubuk diatom dapat bertindak sebagai insektisida alami karena sifat abrasif dan afinitasnya untuk menyerap lipid (zat lilin) ​​dari eksoskeleton serangga. Serangga yang terpapar bubuk diatom akan mengalami dehidrasi hingga mati.

Untuk mengaplikasikannya, cukup bersihkan tanah di sekitar tanaman, atau Anda dapat taburkan di dedaunan. Hal tersebut akan membantu mengendalikan siput serta serangga merayap lainnya. Karena sifatnya yang kering, tanah diatom perlu diaplikasikan kembali setiap sehabis hujan sehingga efektif.

5. Spray campuran bawang putih

bawang putih
Aroma kuat bawang putih cukup efektif untuk mengusir serangga (sumber: shaulfarms)

Aroma kuat dari bawang putih dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami untuk tanaman stroberi. Meskipun studi mengenai keefektifan bawang putih masih belum jelas, tetapi bahan yang umum digunakan di dapur ini dapat digunakan untuk melumpuhkan infestasi serangga di kebun.

Untuk membuat semprotan bawang putih, ambil dua umbi utuh (bukan dua siung), haluskan dalam blender atau food processor dengan sedikit air. Biarkan campuran semalaman, lalu saring ke dalam stoples liter, tambahkan setengah cangkir minyak sayur (opsional), satu sendok teh sabun cair ringan, dan air secukupnya untuk mengisi stoples. 

Untuk menggunakan pestisida ini pada tanaman, tambahkan satu cangkir campuran yang telah halus dengan satu liter air dan semprotkan pada bagian tanaman stroberi yang terinfeksi. Selain digunakan pada stroberi, campuran bawang putih juga dapat diaplikasikan untuk jenis tanaman lain.

Baca juga: Kenali Bercak Hitam pada Daun Anggrek

6. Spray cabe dari lada

bubuk cabe
Bubuk cabe dapat digunakan sebagai pengusir serangga alami (Sumber: hays-nyc)

Mirip dengan semprotan bawang putih, semprotan cabai adalah pengusir serangga alami buatan sendiri yang dapat digunakan untuk berbagai hama yang berbeda. Semprotan ini dapat dibuat dari cabai segar atau bubuk cabai.

Untuk membuat semprotan cabai dari bubuk merica, campurkan satu sendok makan bubuk cabai dengan satu liter air dan beberapa tetes sabun cair ringan. Campuran ini dapat digunakan untuk mengontrol serangga pada daun tanaman yang terkena. 

Untuk membuat semprotan cabai dari cabai segar, campur atau haluskan setengah cangkir cabai dengan satu cangkir air, lalu tambahkan satu liter air dan didihkan. Diamkan hingga dingin, lalu saring bahan cabai, tambahkan beberapa tetes sabun cair ke dalamnya dan semprotkan sesuai kebutuhan.

7. Spray kombinasi

agriculture blur close up focus
Kombinasi bahan bawang bombai untuk membuat pestisida alami (Sumber: Pexels.com)

Salah satu bahan pestisida alami untuk tanaman stroberi yang dapat digunakan adalah berbagai kombinasi bahan yang diketahui memiliki kemampuan mengusir serangga.

Untuk membuatnya, haluskan satu bohlam bawang putih dan satu bawang bombai kecil, tambahkan satu sendok teh bubuk cabai rawit dan diamkan selama satu jam. Saring campuran dan tambahkan satu sendok makan sabun cair dan aduk rata. 

Untuk menerapkan pestisida ini, semprotkan ke permukaan atas daun, serta bagian bawah, dan simpan sisanya di lemari es hingga seminggu jika diperlukan.

8. Spray daun tomat

tanaman tomat
Campuran daun tomat merupakan pestisida alami untuk tanaman stroberi yang cukup efektif (Sumber: oldworldgardenfarms)

Campuran daun tomat merupakan pestisida alami untuk tanaman stroberi yang cukup efektif. Tanaman tomat adalah bagian dari keluarga nightshade yang mengandung alkaloid seperti “tomatine”. Senyawa ini secara efektif dapat mengendalikan kutu daun dan serangga lainnya.

Untuk membuat pestisida alami dari daun tomat, cukup potong dua cangkir daun tomat segar (yang dapat diambil dari bagian bawah tanaman). Campurkan ke dalam satu liter air, dan biarkan semalaman. Saring bahan tanaman dan semprotkan ke dedaunan tanaman.

Itulah beberapa bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami untuk tanaman stroberi. Selain itu, Anda juga dapat membaca ulasan kami mengenai pestisida alami untuk bunga mawar yang tentunya ramah lingkungan.

Dengan memanfaatkan bahan alami yang ramah lingkungan, itu berarti Anda juga ikut serta dalam menjaga keberlangsungan hidup di Bumi. Go Green!

Salam sukses, Angphotorion!

Salam Angphot! Kamu bisa belajar cara menanam dan merawat anggrek, serta tanaman hias lain sekaligus melakukan jual beli dengan aman bersama kami dalam link whatsapp Angphotorion dan Channel Telegram Angphot. Kamu juga dapat mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi gratis bersama kami.

Kami juga menyediakan kesempatan sebagai reseller dan mitra dalam naungan Angphotorion. Selengkapnya lihat ketentuan dalam halaman kami. Katalog anggrek, aglonema, produk makanan sehat dan hidroponik, buku, serta karya kreatif bisa kamu lihat di Katalog Angpot.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *