15+ Rekomendasi Bunga dalam Rumah Minimalis dan Mudah Dicoba

Rekomendasi Bunga dalam rumah

Bunga yang cocok di dalam rumah mungkin masih digemari beberapa pecinta tanaman yang banyak kegiatan dan tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus tanaman.

Namun, jika kamu menginginkan ruang hijau yang bisa menenangkan mata, maka berikut beberapa tanaman cocok untuk ditanam dalam rumah.

Kamu tidak perlu menghabiskan waktu banyak untuk merawatnya, termasuk dalam mengatur intensitas pencahayaan dan penyiraman. Tanaman-tanaman ini minim sekali perawatan, tetapi dapat memberikan kesegaran yang berarti dalam udara.

Beberapa di antaranya, mungkin kamu akan tahu bahwa manfaatnya adalah membersihkan udara dari partikulat polusi dan membuat udara terasa lebih segar.

House plant indoor adalah istilah yang tepat untuk menyebut beberapa jenis bunga dalam rumah berikut ini. Selain anggrek, apa lagi yang cocok ditanam dalam rumah? Nah, rekomendasi bunga dalam rumah berikut ini bisa kamu coba.

Tanaman yang cocok sebagai bunga hias dalam Rumah

Di habitat aslinya, tanaman-tanaman kecil cenderung tidak menerima terlalu banyak cahaya karena terhalang pepohonan yang lebih besar. Sebab itu, beberapa tanaman ini menjadi tahan tumbuh meskipun tidak menerima banyak cahaya matahari.

Berikut ini beberapa tanaman yang tidak membutuhkan terlalu banyak cahaya, sehingga cocok untuk ditanam sebagai bunga dalam rumah.

Meskipun tidak membutuhkan cahaya terlalu banyak, tetapi yang namanya tanaman tetap membutuhkan cahaya (kadar yang lebih sedikit) dibandingkan tanaman umumnya. 

Mengapa? Hal ini akan berdampak pada tanaman yang tidak bisa tumbuh baik pada tempat tumbuh yang gelap gulita. Nah, bunga dalam rumah bisa kamu tanam karena telah memiliki sifat ini, apa saja kah bunga dalam rumah yang bisa kamu tanam?

1. Bambu mini keberuntungan (Dracaena sanderiana)

bunga hias dalam rumah Bambu Mini

Entah, kami kurang paham apakah nama untuk para ahli botani menyebut nama tanaman ini. Kami sendiri menyebut tanaman bunga dalam rumah ini sebagai bambu mini atau tanaman bambu keberuntungan.

Nama latin tanaman bambu mini atau juga sering disebut bambu keberuntungan ini adalah Dracaena sanderiana. Ia termasuk dalam golongan keluarga Asparagaceae.

Tanaman bambu mini sangat cocok dijadikan koleksi bunga dalam rumah sebab tidak membutuhkan cahaya terlalu banyak. Meskipun harus diperhatikan pula tanaman ini tidak akan tumbuh baik di ruang yang terlalu gelap.

Bentuknya yang minimalis bisa membuat ruang kamu lebih segar dan menenangkan ketika dipandang. Di sisi lain, bunga hias bambu mini juga tergolongan tanaman yang tahan dalam segala cuaca dan habitat.

Tanaman ini sering disebut bambu mini, meskipun sebenarnya bunga ini bukan spesies dari tanaman bambu. Batang, ranting, dan daunnya memiliki ciri khas dan bentuk berkembang biak yang berbeda. Tanaman yang sering dikoleksi sebagai bunga dalam rumah ini juga disebut sebagai drakaena.

Jika kamu memilih menanam tanaman ini dengan media tanah, maka pastikan tanah tidak terlalu lembap. Jagalah agar tanah tidak terlalu kering atau terlalu basah sebab bisa mengakibatkan pembusukan akarnya.

Selain menggunakan tanah, tanaman bambu keberuntungan juga bisa ditanam di air. Jika kamu memutuskan menanamnya di air, maka pastikan akarnya selalu tertutup air. Isi kembali bambu keberuntungan kamu dengan air bersih setiap tujuh hingga 10 hari agar tetap hijau, segar dan sehat.

2. Tanaman hias laba-aba (Chlorophytum comosum)

Tanaman hias laba-laba

Saya juga tidak terlalu paham, mengapa tanaman yang sering dijadikan bunga dalam rumah ini disebut demikian. Namun, tanaman yang bernama latin Chlorophytum comosum ini adalah tanaman hias yang sangat cocok ditanam dalam rumah.

Tanaman ini bahkan bisa tetap bertahan hidup di lingkungan yang hampir nol persen cahaya matahari. Ia bisa hidup selama bertahun-tahun dalam ruangan dengan cahaya tidak langsung. Selain itu, tanaman hias ini juga termasuk dalam golongan tumbuhan parennial.

Tanaman yang sering direkomendasikan sebagai bunga dalam rumah ini juga mampu bertahan dengan ketersediaan air yang sangat sedikit. Meskipun, kamu harus tetap memerhatikan kadar air dalam media tanam agar tidak terlalu kering.

Perlu diketahui, sebenarnya bunga dalam rumah ini untuk hidup dengan bersinarkan cahaya flouroscence. Tanpa sadar, ada kalanya kamu bisa melihatnya tampak bercahaya saat tanpa cahaya.

Tahukah kamu, kalau tanaman ini memiliki kemampuan untuk membersihkan udara dalam ruangan kamu. Jadi, kamu akan merasa lebih segar bernapas dengan adanya tanaman ini. 

Tanaman laba-laba (Spider houseplant) ini memiliki daya tumbuh yang cukup cepat, juga akan tampak manis digunakan sebagai tanaman gantung yang juga bisa kamu koleksi sebagai bunga dalam rumah.

Bunga hias ini juga dijual tidak terlalu mahal, atau kamu bisa hubungi kami melalui laman kontak instagram kami di @angphotorion_jember, atau bisa melalui halaman kami yang lain ada di bawah laman ini.

3. Anthurium (Zamioculcas zamiifoliaz)

Tanaman hias yang cocok ditanam dalam rumah

Di Indonesia, tanaman ini sudah dikenal luas tentunya. Bahkan, kemudahan dalam menumbuhkannya membuat tanaman ini banyak disukai.

Zamioculcas zamiifolia adalah nama latin tanaman yang sering dijadikan bunga dalam rumah ini. Tanaman ini dijamin akan mampu bertahan hidup di lingkungan yang kurang cahaya dan kadar air sedikit. Jadi, kamu tidak perlu susah payah memperhatikannya terlalu intens.

Istilahnya, tanaman ini hampir tidak bisa dibunuh. Jadi, tanaman ini sangat cocok untuk dijadikan tanaman hias dalam rumah yang tanpa butuh perhatian banyak.

4. Bunga Lidah Setan (Epipremnum aureum)

Bunga Lidah Setan

Nama lidah setan hanyalah bagaimana cara orang-orang menyebut tanaman ini. Meskipun di Indonesia ada beberapa ragam sebutan untuk nama bunga ini.

Tanaman yang sering dijadikan bunga dalam rumah, sekaligus memiliki harga cukup mahal saat sudah dewasa ini bernama latin Epipremnum aureum. Bunga hias ini berasal dari keluarga Araceae.

Bunga ini juga cocok ditanam dalam rumah dan tidak membutuhkan banyak cahaya untuk tumbuh. Cukup cahaya yang diterima secara tidak langsung sudah bisa membuat tumbuhan ini tumbuh.

Namun, jika pencahayaan yang ada memang sangat sedikit, mungkin kamu bisa menyokong pertumbuhannya dengan suplemen.
Jika kamu membutuhkan beberapa suplemen tumbuhan kamu, baik tanaman hias, atau anggrek, kami akan menyediakan suplemen tersebut untuk kamu dengan harga murah.

Lidah setan sebenarnya cukup menyukai cahaya, tetapi bukan cahaya matahari secara langsung. Jika kamu menjumpai warna daunnya yang memucat, maka itu artinya tanaman kamu kekurangan cahaya. Tapi, bukan cahaya ilahi, ya :3

5. Pakis Kanguru (Microsorum diversolium)

Pakis Kanguru

Pernahkah kamu menjumpai tanaman dengan nama yang unik seperti ini. Seperti namanya, tanaman ini adalah keluarga pakis, tetapi versi tanaman hias.

Sangat bagus dan cocok ditanaman untuk tanaman bunga dalam rumah. Kebutuhan tanaman ini akan cahaya juga sedikit, serta tidak terlalu cocok jika terpapar sinar matahari secara langsung. Jadi, dengan sifat seperti ini, tanaman ini sangat baik ditanam dalam rumah.

Apakah kamu tahu? Tanaman ini sebetulnya asli dari Australia. Nama latinnya Microsorum diversolium. Nama lain bunga hias ini mengacu pada bentuk daunnya yang bergelombang.

Daun yang tidak rata seperti renda ini merupakan keunikan tanaman ini. Selain cocok ditanam dalam rumah, tanaman ini juga bisa kamu jadikan sebagai tanaman hias di taman dengan cahaya teduh. Saat tanaman pakis kanguru dewasa, maka lekukan pada daun akan semakin dalam.

Bunga hias ini akan semakin mahal saat daun-daunnya semakin rimbun. Meskipun, bagi beberapa orang mungkin tidak terlalu mengenal tanaman ini.

6. Bunga Doa Merah (Maranta leuconeura)

Maranta leuconeura

Entah mengapa, saya tidak terlalu paham mengapa tanaman ini dijuluki demikian. Nama latin tumbuhan ini adalah Maranta leuconeura. Bunga hias ini berasal dari keluarga Marantaceae, tanaman asli berasal dari Brazil. Terkadang, beberapa orang juga menyebut bunga hias ini Calathea

Namun, mungkin salah satu alasan mengapa tanaman ini dinamakan doa merah karena bentuk daun seperti menelungkup seakan tangan berdoa.

Tahukah kamu, keunikan tanaman ini hanya terjadi ketika malam. Saat malam, daun tanaman ini akan terlipat, seperti sebuah tangan yang berdoa dengan garis-garis merah pada urat daun yang seakan bercahaya.

Bunga hias ini cocok ditanam sebagai bunga dalam rumah sebab ia tidak membutuhkan banyak cahaya, perawatannya sederhana, tidak riweh untuk setiap saat menyiramnya karena hanya membutuhkan sedikit air.

Namun, ada kemungkinan untuk membutuhkan lebih banyak cahaya jika kamu ingin menjumpai daunnya terbuka sepenuhnya. Tanaman ini juga menyukai tanah yang lembab. Habitat aslinya adalah pada daerah dengan suhu sejuk atau wilayah tropis.

7. Palem mini (Dypsis lutescens)

Dypsis lutescens

Loh, pohon pinang bisa dijadikan tanaman dalam rumah? Apa gak jebol genteng rumah? Mungkin tidak karena dari namanya sudah dikatakan mini.

Nama latin tanaman bunga dalam rumah ini adalah Dypsis lutescens. Tanaman pinang ini adalah varietas bunga hias atau versi yang dibuat mini.

Keuntungan dari menanam bunga hias ini adalah sensasi tropis pada ruangan kamu yang dibuat oleh tanaman unik ini. Selain itu, kamu tidak perlu khawatir dengan perawatannya, sebab sesuai dengan familinya, tanaman ini tidak membutuhkan banyak air.

Pinang mini dapat berkembang, bunganya kecil berwarna kuning. Pinang juga mudah ditumbuhkan dalam rumah, di ruang tamu, kamar mandi, atau ruang keluarga.

8. Peace Lily (Spathiphyllum)

Spathiphyllum

Dinamakan kedamaian mungkin karena bunga ini identik dengan kematian. Warna putih pada bunga ini juga melambangkan rasa menyerah dan ketenangan. Tanaman yang dijadikan bunga dalam rumah ini sebenarnya adalah golongan bunga hias yang dijadikan sebagai ungkapan bela sungkawa di Korea Selatan.

Dan ada yang menanggap bunga lily ini adalah bunga bakung karena bentuknya yang hampir sama. Namun, bunga Lily ini bukan sungguhan bunga bakung. Spathiphyllum adalah jenis bunga hias yang memiliki batang ramping dan cukup tinggi untuk ukuran bunga.

Bunga hias ini sebenarnya berasal dari Asia Tenggara dan wilayah tropis di Amerika. Namun, keberadaannya di Indonesia mungkin cukup jarang dijumpai.

Tanaman ini akan lebih sering berbunga jika sedikit menerima cahaya matahari. Jadi, bunga ini akan sangat baik untuk dijadikan tanaman hias dalam rumah. Tidak perlu juga kamu habiskan banyak waktu untuk perawatannya.

Kamu bisa meletakkannya di ruang tamu sebagai penghijau pandangan mata, sehingga ruangan tampak lebih segar. Salah satu tanda jika tanaman ini membutuhkan air, maka daun dan batangnya akan terkulai.

9. Peperomia (Piperaceae)

Tanaman satu ini juga sangat cocok ditanam dalam rumah dan dijadikan tanaman hias. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik di lingkungan dengan cahaya tidak langsung dari matahari.

Peperoma merupakan bunga dalam rumah yang termasuk salah satu keluarga terbesar kedua dalam genus keluarga Piperaceae.

Di habitat aslinya, tanaman ini hidup di bawah pepohonan besar atau kanopi. Itulah sebabnya tanaman ini akan tumbuh subur meskipun pada lingkungan teduh yang jarang terpapar sinar matahari.

Bunga hias ini sebenarnya masih satu kerabat dengan lada. Oleh sebab itu, karakteristik Piperaceae, adalah tanaman hias yang juga tidak membutuhkan banyak air.

Keunikan lain dari bunga hias ini juga memiliki kemampuan untuk membersihkan polutan di udara. Jika kamu memiliki tanaman ini, jangan heran jika udara dalam ruangan kamu akan terasa lebih segar.

10. Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata)

Sansevieria trifasciata

Sansevieria trifasciata adalah nama latin tanaman hias satu ini yang mungkin sudah kamu kenal. Di Indonesia, tanaman ini cukup dikenal dengan nama lidah mertua.

Dinamakan tanaman ular sebab ciri khas tanaman ini yang struktur utama tumbuhannya tidak terdiferensiasi secara kasat mata. Warnanya yang hijau serta ada corak kuning membuatnya sering dijuluki demikian.

Tanaman ini dapat tumbuh hingga beberapa inci dan berukuran cukup besar. Selain itu, dia tidak membutuhkan banyak air untuk tumbuh dan mudah ditumbuhkan.

Salah satu kelebihan tanaman lidah mertua adalah kemampuannya dalam membersihkan polutan dari udara secara signifikan. Mungkin, jika kamu memilikinya dan ditanam di dalam rumah, kamu bisa merasakan manfaatnya.

11. Aglaonema

 aglaonema bunga dalam rumah

Aglonema atau aglaonema merupakan jenis tanaman hias yang juga sering dijadikan sebagai bunga dalam rumah. Bunga ini termasuk dalam keluarga Arum, Araceae.

Bunga hias ini termasuk dalam tanaman asli tropis dan subtropik, seperti beberapa wilayah dari Asia dan New Guinea. Itulah mengapa tanaman hias ini dapat tumbuh dengan baik di wilayah tropis, khususnya di Indonesia.

Beberapa jenis dari spesies aglaonema dapat kamu jumpai memiliki harga yang sangat mahal daripada umumnya dari jenis bunga aglaonema lain. Beberapa jenis aglonema yang tergolong mahal, seperti Red Anjani dan Red Kucing.

12. Crassula ovata

pohon uang angphotorion

Crassula ovata adalah nama latin dari tanaman hias yang sering disebut Jade Plant, pohon uang, pohon keberuntungan, dan sebagainya.

Tanaman ini sering dijadikan bunga dalam rumah sebagai succulent. Bentuknya yang unik dan mungil menjadikannya sering dikoleksi sebagai bunga mini. Terkadang, beberapa orang juga membentuk beberapa bonsai dari tanaman hias ini.

Tanaman bunga dalam rumah ini sebenarnya berasal dari wilayah barat daya Afrika Selatan dan Mozambik. Tanaman ini tergolong dalam jenis yang mudah dipelihara karena tidak membutuhkan banyak perawatan. Ia hanya butuh sedikit air dan dapat beradaptasi pada lingkungan dengan kondisi apapun.

13. Pakis asparagus

Pakis aspalagus mini

Tanaman pakis asparagus memiliki nama latin Asparagus aethiopicus syn. Asparagus densiflorus. Jenis dari spesies tanaman ini cukup banyak dan beragam nama spesies.

Meskipun namanya pakis, tanaman bunga dalam rumah ini sebenarnya bukanlah golongan dari pakis. Bunga ini termasuk dalam keluarga bunga lili (liliaceae), termasuk bunga hostas, tulip, dan lain sebagainya.

Keuntungan dari merawat bunga hias ini adalah kemudahan dalam merawatnya. Bunga ini tidak membutuhkan sinar matahari secara langsung, serta hanya membutuhkan penyiraman minimal sekali dalam seminggu.

Selain itu, tanaman mini ini juga sering dimanfaatkan dalam membuat akuarium mini tanpa air. Beberapa orang juga menambahkan bunga ini sebagai bonsai dalam satu wadah.

14. Lidah buaya (Aloe)

Aloe aristata

Siapa yang menyangka jika lidah buaya dapat dijadikan sebagai tanaman bunga dalam rumah. Mungkin, beberapa orang sudah tidak heran karena telah mencobanya.

Tanaman ini termasuk bunga hias yang cocom dijadikan bunga dalam rumah karena tidak terlalu repot untuk memberikan perawatan. Aloe vera termasuk salah satu tumbuhan succulent dalam keluarga Aloe. Apakah kamu mengetahui bahwa banyak spesies lain dalam keluarga Aloe? Salah satunya seperti di gambar.

Tumbuhan ini sebenarnya berasal Peninsula, wilayah Asia Barat dekat. Namun, ia dapat tumbuh liar di beberapa wilayah tropis, sub-tropis, dan beberapa wilayah di belahan dunia.

Selain manfaatnya yang cukup banyak, terutama di bidang kesehatan dan kecantikan, tanaman ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias bunga dalam rumah. Sifatnya yang tidak membutuhkan banyak perawatan dan hampir bisa beradaptasi di segala kondisi membuatnya lebih mudah untuk ditanam.

15. Anggrek bulan

bunga anggrek bulan

Jangan lupakan anggrke bulan atau Phalaenopsis sp. sebagai koleksi bunga dalam rumah yang juga harus kamu miliki. Memang perawatannya agak lebih susah dibandingkan beberapa tanaman lain. Namun, saat bunga anggrek bulan mekar, rasa lelah itu mungkin akan terbayarkan.

Sebenarnya, merawat anggrek bulan cukup sederhana. Hanya beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat menanam anggrek bulan. Jika kamu seroang pemula, kamu bisa melihat artikel kami: cara merawat anggrek bulan bagi pemula.

Bunga anggrek bulan termasuk dalam keluarga Orchidaceae. Spesies anggrek lain mungkin adalah lebih banyak daripada ini, termasuk seperti cattleya, dendrobium, ataun vanda.

Bunga dalam rumah, meskipun tanpa ada cukup cahaya

Keuntungan lain dari sifat-sifat bunga dalam rumah yang dijadikan tanaman hias dapat beradaptasi dengan baik meskipun tanpa ada banyak cahaya. Namun, bukan berarti tidak membutuhkan. Tetap saja kamu harus memberikan cahaya matahari, tetapi dalam rentang yang mungkin lebih sedikit daripada tanaman umumnya.

Kamu juga tidak perlu ragu sebab adaptasi tanaman-tanaman tersebut sudah menjadi kodrat alamiahnya. Jika rumah kamu memiliki cukup banyak jendela, kamu bisa mempertimbangkan untuk menaruh beberapa tanaman hias disana.

Di sisi lain, kamu juga bisa meletakkan sebuah lampu untuk alternatif pencahayaan untuk tanaman kamu. Jadi, kamu tidak perlu riweh untuk memindahkannya ke beberapa tempat yang terpapar sinar matahari.

Rekomendasi bunga dalam rumah

Salam sukses, Angphotorion!

Salam Angphot! Kamu bisa belajar bersama kami dalam link whatsapp Angphotorion dan Channel Telegram Angphot untuk belajar cara menanam dan merawat anggrek dan tanaman hias lain bersama sekaligus melakukan jual beli dengan aman. Kamu dapat mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi gratis bersama kami.

Kami juga menyediakan kesempatan sebagai reseller dan mitra dalam naungan Angphotorion. Selengkapnya lihat ketentuan dalam halaman kami. Katalog anggrek, aglonema, produk makanan sehat dan hidroponik, buku, serta karya kreatif bisa kamu lihat di Katalog Angpot.

1 thought on “15+ Rekomendasi Bunga dalam Rumah Minimalis dan Mudah Dicoba”

Leave a Reply