Cara menanam anggrek

Tips menanam anggrek bagi pemula, khususnya yang pertama harus diperhatikan adalah mengenai media tanam dan beberapa sifat anggrek yang harus kamu pahami.

Dalam beberapa artikel angphotorion sebelumnya, kami telah mengulas mengenai beberapa cara menanam anggrek yang diaplikasikan dalam beberapa medis tanam.

Kini, kami akan berbagi seputar tata cara menanam anggrek yang mudah dan sederhana untuk dicoba, walaupun bagi pemula. Menurut kamu, yang sulit ketika memulai menanam anggrek itu dimulai dari mana?

Kami sejak awal menanam anggrek hanya memerhatikan mengenai media tanam dan respons dari tanaman anggrek kami.

Kami akan bertindak saat tanaman anggrek menunjukkan tanda-tanda tidak sehat. Kamu bisa membaca artikelnya mengenai tanda-tanda anggrek tidak sehat beserta cara mengatasinya.

Sebagai pemula, sangat penting untuk memilih jenis anggrek yang tepat, mudah tumbuh, serta mudah pemeliharaannya. Beberapa jenis anggrek yang disarankan untuk pemula adalah Phalaenopsis, Odontoglossum, Oncydium dan Miltonia.

Dengan tips dan beberapa cara perawatan anggrek berikut, kamu seharusnya tidak memiliki masalah untuk bisa menumbuhkan anggrek-anggrek tersebut. Berikut 7 langkah bagaimana menumbuhkan anggrek bagi pemula.

1. Pahami karakteristik anggrek

tips menanam anggrek supaya cepat berbunga

Di dunia ini, ada sekitar 25.000 varietas anggrek yang berbeda-beda. Dan dari jenis-jenis anggrek tersebut, ada beberapa sifat anggrek yang tentunya berbeda.

Memahami bagaimana sifat anggrek ini cukup penting untuk kamu lakukan. Dengan memahami sifat anggrek, kamu akan lebih mudah dalam menanam dan merawat anggrek ke depannya.

Misalnya, anggrek bulan (Phalaenopsis sp.) menyukai wilayah yang lembap dan menyukai air, tetapi tidak terlalu suka tergenang air. Oleh karena itu, penting untuk kamu untuk menjaga kelembapan anggrek, terutama pada media tanam yang menutupi akar anggrek.

Anggrek Dendrobium sp. tidak menyukai air, lebih menyukai wilayah yang agak kering, tetapi juga tidak bisa bertahan jika lingkungannya terlalu kering.

Oleh karena itu, kamu bisa menempatkan anggrek dendrobium di tempat yang terpapar sinar matahari secara tidak langsung.

Anggrek Cattleya membutuhkan sinar matahari secara cukup saat tumbuh di batang pohon dan tidak menyukai tanah yang basah. Jadi, kamu bisa menempelkan anggrek Cattleya di batang pohon dengan media tanam yang cocok, sabut kelapa, misalnya.

Salah satu cara menanam anggrek untuk pertama kali yang paling mudah adalah mengenai karakternya. Jadi, pastikan kamu mengenali karakternya.

2. Suhu atau temperatur

Salah satu tips menanam anggrek yang harus kamu perhatikan sebelum benar-benar terjun ke dalamnya adalah melihat suhu atau temperatur yang dibutuhkan anggrek untuk tumbuh.

Biasanya kamu hanya cukup meletakkan anggrek di tempat yang sejuk dan tidak langsung terpapar sinar matahari.

Saat menanamnya pun, kamu harus memeriksa suhu tempat di mana kamu meletakkan anggrek kamu. Hal penting untuk menanam anggrek adalah menjaga suhu tanah tetap sejuk.

Sebagai pedoman, Cattleya, Oncydium, dan Epidendrum bisa kamu letakkan di tempat dengan suhu atau temperatur lebih dari 10 ℃. Jenis anggrek Cymbidium, Dendrobium, dan Paphiopedilum bisa bertahan hidup dengan suhu lebih dari 5 ℃.

3. Pastikan cahaya memadai

Jenis anggrek yang berbeda membutuhkan tingkat cahaya yang berbeda, tergantung pada habitat alaminya. Hal ini bisa menjadi salah satu tips menanam anggrek yang bisa kamu terapkan.

Misalnya, Oncydium dan Cattleya, yang tumbuh di batang pohon di hutan, menyukai cahaya terang. Di sisi lain, Paphiopedilum lebih menyukai cahaya redup karena tumbuh di tempat teduh di hutan.

Jadi, kamu harus mempelajari tingkat cahaya yang dibutuhkan anggrek untuk bisa tumbuh.

Tips angphotorion

Namun, hal ini juga bisa menjadi normatif, karena kadang juga bisa mendapatkan beberapa kondisi yang berbeda. Satu hal yang harus kamu perhatikan adalah bahwa anggrek mungkin takkan bisa bertahan apabila kamu menaruhnya tepat terpapar sinar matahari terus-menerus.

4. Pastikan kamu membeli anggrek sehat

Saat membeli anggrek, kamu harus memastikan bahwa anggrek tersebut sehat. Tips menanam anggrek ini bisa kamu terapkan setiap kali akan membeli anggrek. Bagaimana karakteristik anggrek sehat? Kamu mungkin bisa membaca artikelnya mengenai tanda anggrek tidak sehat.

Beberapa indikator yang bisa kamu lihat adalah bagian daun anggrek dan akar. Kedua bagian ini sangat penting untuk diperhatikan karena menentukan anggrek sehat tidaknya.

Jika kamu membeli bibit anggrek dari luar kota dan membutuhkan pengiriman, maka pastikan tanaman terbungkus koran dengan baik untuk diangkut jika suhu di luar dingin.

5. Campuran media anggrek harus kasar

media tanam anggrek yang mudah digunakan
Media tanam anggrek dari sabut kelapa gantung

Tips menanam anggrek yang ingin kami bagi adalah bagaimana anggrek bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Kamu bisa memilih untuk menggunakan media tanam yang cocok untuk anggrek.

Gunakan campuran media tanam dengan tidak terlalu renggang, artinya masih ada ruang. Hal ini untuk membuat udara lebih mudah untuk melewatinya.

Ingat, kebanyakan anggrek adalah tumbuhan epifit (mereka tumbuh di tanaman lain, bukan di tanah) dan tidak tumbuh di tanah biasa. Sebagai pemula dalam penanaman anggrek, yang terbaik adalah membeli campuran pot anggrek pra-campur saat akan menanam anggrek.

6. Pilih media tanam anggrek yang tepat

Beberapa orang mungkin lebih banyak menanam anggrek menggunakan pot tanah liat. Namun, dalam beberapa pendapat lain menyatakan bahwa pot plastik lebih baik daripada pot tanah liat.

Pot plastik lebih berpori dan air dapat menguap terus-menerus kemudian meninggalkan garam. Garam ini dapat membakar dan merusak akar halus anggrek.

Pot yang tidak terlalu dalam lebih cocok untuk menanam anggrek. Namun, hal ini juga bergantung dari jenis anggrek yang kamu tanam.

Misalnya saja, kami menanam anggrek Doritis, kami lebih memilih pot yang agak lebar. Hal ini karena anggrek Doritis saat dewasa akan memiliki daun dan bunga yang rimbun. Akarnya juga akan menggerombol.

Kamu terkadang mungkin menemukan pekebun anggrek menggunakan keranjang kayu atau plastik. Media tanam ini juga bagus untuk menggantung anggrek.

Kamu bisa menggunakan pot tanaman air atau teratai untuk memungkinkan udara masuk ke dalam campuran pot yang ideal untuk kesehatan akar.

Kamu mungkin juga harus melapisi pot-pot tersebut dengan jaring agar kompos tidak terbawa air saat kamu menyiram tanaman.

7. Perhatikan penyiraman anggrek

Tips menanam anggrek yang harus kamu perhatikan adalah saat menyiram anggrek. Ingat, anggrek tidak suka terlalu banyak air, tetapi juga tidak bisa kekeringan. Kamu harus memperhitungkan saat yang tepat untuk menyiram anggrek.

Saat kamu terlalu banyak menyiram air, kamu akan menjumpai daun anggrek menguning. Saat seperti ini, kamu harus tahu bagaimana langkah yang harus kamu lakukan sehingga anggrek tidak mati.

Kamu bisa membacanya dalam artikel alasan daun anggrek menguning dan cara mengatasinya.

Jika kamu meletakkan anggrek di luar ruangan, maka penting untuk kamu perhatikan saat akan masuk musim hujan. Anggrek-anggrek akan rentan mengalami pembusukan, terutama berawal di bagian akar.

Namun, saat anggrek diletakkan di tempat teduh, maka ia bisa saja kekurangan cahaya dan akhirnya layu juga.

Maka, yang bisa kamu lakukan adalah memindahkan anggrek dengan hati-hati berdasarkan waktu yang tepat. Kamu bisa mempertimbangkan juga dengan melihat kelembapan media tanam.

Jika sudah menunjukkan kering, maka kamu bisa menyiramnya.

8. Memupuk anggrek

Tips menanam anggrek ini juga penting untuk kamu perhitungkan. Mengapa? Karena kami awalnya juga mengalami kesalahan saat memupuk anggrek. Kasusnya kami tidak memperhitungkan pupuk yang kami berikan.

Kami hanya memberikan pupuk setiap hati ketika terlihat pupuk sudah habis. Hasilnya? Getir. Satu-satunya anggrek bulan kami yang harganya cukup mahal karena cukup jarang dijumpai, mati.

Setelah ditelusuri, rupanya cara memupuk anggrek yang kami terapkan. Dan kami juga sudah menceritakan hal itu dalam artikel kami yang lain. Kami bisa membacanya dalam artikel cara memupuk anggrek bulan yang tepat.

Secara garis besar, sebagai pemula dalam menanam anggrek, yang terbaik adalah membeli pupuk anggrek khusus. Pupuk ini tidak sekuat pupuk biasa dan diformulasikan agar sesuai dengan akar anggrek yang lembut.

Encerkan pupuk sesuai petunjuk di kemasan. Beri pupuk anggrek setiap penyiraman ketiga atau cukup dua kali seminggu.

9. Perawatan setelah anggrek mekar

Tips merawat anggrek supaya cepat berbunga yang terakhir adalah membuang semua batang bunga yang layu. Beberapa anggrek seperti anggrek bulan (Phalaenopsis sp.) dapat tumbuh kembali di batang yang sama. Kamu bisa memotong bekas bunga setelah merek mati atau gugur.

Kebanyakan anggrek membutuhkan waktu istirahat setelah musim tumbuhnya kembali. Kurangi penyiraman dan pemberian pupuk selama waktu ini.

Kamu akan tahu kapan periode istirahat selesai jika kamu melihat pertumbuhan baru dari dedaunan atau batang bunga.

Mulailah menyiram dan memberi pupuk lebih banyak saat bunga anggrek sudah berbunga, tetapi juga tetap pada dosis umumnya.

Kesimpulan tips menanam anggrek

Itulah beberapa tips menanam anggrek yang bisa kami bagi dalam artikel ini. Tips menanam anggrek yang kami tulis bisa saja berbeda dengan hasilnya. Namun, secara garis besarnya kamu bisa menerapkannya.

Yang terpenting dari menanam anggrek tetap ketelatenan dan kesabaran, serta tetap mencari banyak pengetahuan serta pengalaman. Kamu juga harus memperhatikan media tanam dan kelembapan karena hal inilah yang paling memengaruhi.