Usaha Pelestarian Keanekaragaman Hayati

usaha-pelestarian-keanekaragaman-hayati

Usaha pelestarian keanekaragaman hayati telah menjadi perhatian masyarakat Indonesia dan dunia, terutama suatu terhadap bencana ekologis yang terjadi di Indonesia selama tahun 1990 hingga tahun 2000.

Kerusakan alam dan keanekaragaman hayati di Indonesia meningkat dengan sangat cepat, jauh melampaui upaya untuk melindunginya. Selama satu dekade tersebut, jutaan hektare hutan tropis dihancurkan oleh api.

Kerusakan alam dan keanekaragaman hayati semakin parah dengan adanya kegiatan penebangan kayu hutan secara liar, pembangunan pemukiman dan industri, pembangunan perkebunan, dan ekstensifikasi pertanian. Berbagai kerusakan tersebut juga dipicu oleh faktor kemiskinan, krisis ekonomi dan ketidakstabilan politik pada saat itu.

Berkaitan dengan terjadinya kerusakan alam dan hilangnya beberapa keanekaragaman hayati, pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai usaha pelestarian alam atau konservasi. Selain itu, pemerintah juga telah berusaha memberikan perlindungan terhadap kekayaan alam Indonesia yang tertuang dalam peraturan perundangan dan surat keputusan presiden (Keppres).

Usaha perlindungan keanekaragaman hayati melalui konservasi

Beberapa bentuk konservasi yang telah dilakukan oleh pemerintah adalah membuat Cagar Alam, Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Wisata Alam, Taman Hutan Raya, dan Taman Hutan Buru yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

contoh usaha pelestarian keanekaragaman hayati
Sabana dapat menjadi cagar alam suatu flora atau fauna, seperti Taman Nasional Komodo

1. Cagar Alam

Cagar alam adalah kawasan suaka alam yang memiliki tumbuhan, hewan, ekosistem yang khas sehingga perlu dilindungi. Di cagar alam, perkembangan tumbuhan dan hewan berlangsung secara alami sesuai dengan fungsinya.

Cagar alam dapat dimanfaatkan untuk penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan pendidikan, dan kegiatan penunjang budidaya. Di Indonesia terdapat sebanyak 237 kawasan cagar alam (sebanyak 228 berupa cagar alam darat dan 9 cagar alam laut) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Beberapa contoh cagar alam di Indonesia

  1. Cagar alam darat, antara lain Cagar Alam Hutan Pinus Janthoi di NAD (Aceh), Cagar Alam Dolok Sipirok di Sumatera Utara, Cagar Alam Lembah Anai di Sumatera Barat, Cagar Alam Bukit Bungkuk di Riau, Cagar Alam Gunung Papandayan di Jawa Barat, Cagar Alam Nusakambangan di Jawa Tengah, Cagar Alam Pulau Nusa Barong di Jawa Timur, Cagar Alam Tambora Selatan di Nusa Tenggara Barat, Cagar Alam Bukit Sapung Hawung di Kalimantan Tengah, Cagar Alam Morowali Sulawesi Tengah, Cagar Alam Bekau Huhun di Maluku, dan Cagar Alam Enarotali di Papua.
  2. Cagar alam laut, antara lain Cagar Alam Pulau Anak Krakatau di Lampung, Cagar Alam Kepulauan Karimata di Kalimantan Barat, dan Cagar Alam Kepulauan Aru Tenggara di Maluku.

2. Suaka Margasatwa

Suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang memiliki ciri khas berupa keanekaragaman dan keunikan jenis satwa atau hewan yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya. Di Indonesia terdapat sebanyak 70 suaka margasatwa darat dan 7 suaka margasatwa laut.

Beberapa contoh suaka margasatwa di Indonesia

  1. Suaka margasatwa darat, antara lain Suaka Margasatwa Rawa Singkil di Aceh, Suaka Margasatwa Barumun di Sumatera Utara, Suaka Margasatwa Pagai Selatan di Sumatera Barat, Suaka Margasatwa Bukit Rimbang-Baling di Riau, Suaka Margasatwa Padang Sugihan di Sumatra Selatan, Suaka Margasatwa Muara Angke di DKI Jakarta, Suaka Margasatwa Cikepuh di Jawa Barat, Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang di Jawa Timur, Suaka Margasatwa Tambora terletak di Nusa Tenggara Barat, Suaka Margasatwa Lamandau di Kalimantan Tengah, Suaka Margasatwa Buton di Sulawesi Tenggara, Suaka Margasatwa Tanimbar di Maluku.
  2. Suaka margasatwa laut, antara lain Suaka Margasatwa Foja di Papua, Suaka Margasatwa Pulau Kassa di Maluku, dan Suaka Margasatwa Kepulauan Panjang di Papua.

3. Taman Nasional

Taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang memiliki ekosistem asli yang dikelola dengan sistem zonasi. Taman nasional biasa dimanfaatkan untuk tujuan penelitian ilmu pengetahuan pendidikan menunjang budidaya pariwisata dan rekreasi alam. Di Indonesia terdapat sebanyak 50 taman nasional yang terdiri dari 42 berupa taman nasional darat dan 8 taman nasional laut.

Berikut contoh taman nasional di Indonesia

  1. Taman nasional darat, antara lain Taman Nasional Gunung Leuser di Sumatera Utara dan Aceh; Taman Nasional Kerinci Seblat di Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan dan Bengkulu; Taman Nasional Bukit Tiga Puluh di Riau dan Jambi; Taman Nasional Bukit Barisan Selatan di Bengkulu dan Lampung; Taman Nasional Ujung Kulon di Banten; Taman Nasional Meru Betiri di Jawa Timur; Taman Nasional Bali Barat di Bali; Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur; Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah; Taman Nasional Lore Lindu di Sulawesi Utara; Taman Nasional Lore Lindu di Maluku; dan Taman Nasional Lorentz di Papua
  2. Taman nasional laut, antara lain Taman Nasional Kepulauan Seribu di DKI Jakarta; Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur; dan Taman Nasional Bunaken di Sulawesi Utara.

4. Taman Wisata Alam

Taman wisata alam adalah kawasan pelestarian alam. Tujuan utama dibuatnya taman wisata alam adalah untuk kepentingan pariwisata dan rekreasi alam Indonesia memiliki 119 taman wisata alam yang terdiri atas taman wisata alam darat sebanyak 101 dan taman wisata alam laut sebanyak 18 Berikut adalah contoh taman wisata alam

  1. Taman wisata alam darat, antara lain Taman Wisata Alam Holiday Resort di Sumatera Utara; Taman Wisata Alam Rimbo Panti di Sumatera Barat; Taman Wisata Alam Bukit Kaba di Bengkulu; Taman Wisata Alam Gunung Tampomas di Jawa Barat; Taman Wisata Alam Gunung Selok di Jawa Tengah; Taman Wisata Alam Gunung Baung di Jawa Timur; Taman Wisata Alam Bangko-Bangko di Nusa Tenggara Barat; Taman Wisata Alam Ruteng di Nusa Tenggara Timur; Taman Wisata Alam Asuansang di Kalimantan Barat; Taman Wisata Alam Danau Matano-Mahalona di Sulawesi Selatan; Taman Wisata Alam Mangolo di Sulawesi Tenggara; dan Taman Wisata Alam Beriat di Papua
  2. Taman wisata alam laut, antara lain Taman Wisata Alam Kepulauan Banyak di NAD; Taman Wisata Alam Teluk Lasoso di Sulawesi Tenggara; dan Taman Wisata Alam Kepulauan Padaido di Papua.

5. Taman Hutan Raya

Taman hutan raya adalah kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan hewan yang alami atau bukan alami, jenis asli atau bukan alasi. Taman hutan rasa biasa dimanfaatkan untuk keperluan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budi daya, budaya, pariwisata, dan rekreasi.

Beberapa contoh taman hutan raya adalah Tuman Hutan Raya Cut Nyak Dhien di NAD; Taman Hutan Raya Dr. Muhammad Hatta di Sumatra Barat; Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman di Lampung; Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda di Jawa Barat; Taman Hutan Raya Ngurah Rai di Bali; dan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto di Kalimantan Barat.

6. Taman Buru

Taman buru adalah kawasan yang di dalamnya terdapat potensi satwa buru yang diperuntukkan untuk rekreasi berburu. Sampai dengan Desember 2011, taman buru yang telah ditunjuk berjumlah sebanyak 14 lokasi.

Beberapa contoh taman buru adalah Taman Buru Pulau Pini di Sumatra Utara; Taman Buru Semidang Bukit Kelabu di Bengkulu; Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi di Jawa Barat; Taman Buru Dataran Bena di Nusa Tenggara Timur; dan Taman Buru Padang Mata Osu di Sulawesi Tenggara.

Itulah beberapa usaha pelestarian keanekaragaman hayati beserta contohnya di Indonesia. Berkunjunglah ke salah satu tempat ini karena tempat-tempat yang dijaga dan ditetapkan sebagai wilayah usaha pelestarian keanekaragaman hayati memiliki pemandangan yang tidak akan kamu lupakan.

Salam sukses, Angphotorion!

Salam Angphot! Kamu bisa belajarcara menanam dan merawat anggrek dan tanaman hias lain bersama sekaligus melakukan jual beli dengan aman bersama kami dalam link whatsapp Angphotorion dan Channel Telegram Angphot. Kamu juga dapat mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi gratis bersama kami.

Kami juga menyediakan kesempatan sebagai reseller dan mitra dalam naungan Angphotorion. Selengkapnya lihat ketentuan dalam halaman kami. Katalog anggrek, aglonema, produk makanan sehat dan hidroponik, buku, serta karya kreatif bisa kamu lihat di Katalog Angpot.

Leave a Reply