Dilansir dari Diotraining, biaya pakan mengambil 60-70% dari total biaya produksi dalam budidaya ikan. Oleh karena itu, formulasi pakan harus sesuai dengan kebutuhan nutrisi setiap spesies.
Diketahui, pakan berfungsi sebagai sumber energi, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang mendukung pertumbuhan ikan. Kebutuhan tersebut sangat penting, salah satunya dalam budidaya lele.
Lele membutuhkan pakan berprotein tinggi. Produk Vitoma hadir sebagai pakan ikan berprotein tinggi hasil fermentasi limbah makanan.
Selain proteinnya, salah satu keunggulan budidaya lele adalah tidak membutuhkan banyak air. Namun, ini hanya dapat didukung oleh pakan berkualitas baik yaitu, tidak mudah hancur di dalam air.
Pakan yang mudah hancur, bisa membuat air kotor dan mempercepat kebutuhan penggantiannya. Disinilah Vitoma kembali menjadi pilihan yang tepat.
Produk ini hadir sebagai pakan yang tidak mudah larut atau hancur dalam air. Dengan demikian, Vitoma cocok digunakan untuk budidaya lele yang mengandalkan minimnya penggantian air.
Selain tahan dalam air, Vitoma juga mudah dicerna oleh ikan sehingga tidak meninggalkan sisa pakan maupun menghasilkan limbah kotoran.
Profil dan Latar Belakang Usaha Pak Dede

Dede Hidayat atau akrab dipanggil Pak Dede, salah satu pelanggan ANGPHOT dalam produk pakan ikan Vitoma. Pak Dede menjalani budidaya ikan lele hasil melanjutkan usaha kakaknya, sejak tiga tahun yang lalu.
Saat dihubungi melalui Whatsapp, Kamis (18/06/2026), Pak Dede mengungkapkan bahwa hal utama yang membuat ia tertarik pada budidaya ini yaitu dari segi airnya, dimana tidak perlu membutuhkan air yang banyak. Jadi, penggunaan airnya cukup irit.
Kebutuhan dan Kualitas Air pada Budidaya Ikan Lele

Walaupun penggunaan air pada budidaya ikan lele cukup irit, tetapi tetap harus rutin menambahkan air kolam ke posisi normal karena air kolam akan berkurang seiring dengan proses penguapan.
Sementara untuk sumber air pada budidaya lele, dapat menggunakan aliran irigasi, air sumur, maupun air hujan. Namun, pH air hujan perlu dikondisikan terlebih dahulu karena cenderung bersifat asam.
Selain itu, usahakan juga agar air kolam lele tidak terlalu dangkal karena dapat membuat lele kepanasan hingga berisiko mati. Perhatikan juga kualitas air pada kolam lele agar tidak mengandung bakteri yang bisa membuat ikan lele mudah terserang penyakit.
Baca juga: Rahasia Budidaya Bibit Ikan Lele Agar Cepat Panen
Pakan Sebelum Vitoma

Sebelum beralih ke Vitoma, Pak Dede menggunakan pakan ikan komersial yang hasilnya memang bagus dan teruji dengan FCR mencapai 1:1. Namun, kendalanya terletak pada harganya yang mahal.
Sementara produk Vitoma, memiliki harga yang lebih terjangkau dan lebih kompetitif yaitu 7-10% lebih murah dibandingkan pakan ikan komersial.
Baca juga: Perbandingan Kualitas Pakan Ikan Vitoma vs. Produk Konvensional dalam Budidaya Akuakultur
Pak Dede Membuktikan, Vitoma bisa Menghemat Biaya Pakan

Pak Dede pertama kali mengetahui produk Vitoma dari marketplace Shopee. Hal yang membuatnya memutuskan untuk mencoba produk ini adalah segi harganya yang lebih murah dengan selisih 50 ribu per karung, dibandingkan pakan sebelumnya.
Pak Dede mengungkapkan bahwa sejauh ini, manfaat yang paling terasa dari penggunaan produk ini adalah penghematan biaya produksi pakan dalam budidaya ikan lelenya.
Baca juga: Cara Pemberian Pakan Ikan Lele yang Benar agar Cepat Besar dan Tidak Boros
Harapan Pak Dede terhadap Vitoma

Pada sesi wawancara terakhir melalui Whatsapp, Kamis (18/06/2026), Pak Dede mengungkapkan harapannya terhadap Vitoma.
”Kandungan tinggi protein milik Vitoma yang harus dipertahanan atau ditingkatkan. Terutama karena ikan lele harus mengonsumsi protein yang tinggi”, kata Pak Dede melalui pesan suara Whatsapp.
Kandungan Protein Tinggi pada Pakan Ikan Lele

Dilansir dari minapoli, kandungan utama yang harus diperhatikan dalam pakan ikan lele adalah kandungan proteinnya, untuk membantu pertumbuhan dan sumber energi ikan.
Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, terdapat tiga masa pertumbuhan ikan lele dari benih hingga fase akhir, beserta kandungan proteinnya.
Pada fase benih, kandungan protein pakan harus tinggi, sekitar 38-40%; pada fase pertumbuhan, sedang, sekitar 30-33%; dan pada fase akhir pertumbuhan, paling rendah, dibawah 30%.
Vitoma: Pakan Ikan Tinggi Protein, Hemat Biaya Pakan, dan Air

Beli Pakan Ikan Organik VITOMA di Official Store ANGPHOT!
Vitoma menawarkan pakan ikan berprotein tinggi dengan harga yang lebih terjangkau dan menjaga kualitas air yang berkelanjutan, karena pakan mudah dicerna dan tidak hancur dalam air.
Pakan ini diproduksi dengan teknologi fermentasi probiotik untuk menjaga kualitas air tetap jernih. Oleh karena itu, produk ini cocok untuk pakan lele yang dalam budidayanya minim penggantian air.
Kamu dapat mengunjungi langsung website resmi maupun marketplace online kami untuk mendapatkan produk Vitoma.
Kamu petani budidaya ikan air tawar dan udang yang tertarik mengembangkan usaha lebih besar atau masih butuh pendampingan untuk budidayanya? Hubungi kontak WhatsApp Admin kami atau bergabung dengan komunitas Angphot.
Untuk memulai budidaya, kamu bisa membeli bibitnya di kami. ANGPHOT juga menawarkan jual beli bibit ikan dengan harga terjangkau dan berbagai keunggulan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
ANGPHOT menyediakan bibit ikan lele, nila, dan gurame kualitas tinggi untuk kebutuhan budidaya, dengan klaim lebih sehat, kuat, cepat tumbuh, dan cocok untuk berbagai kolam maupun tambak.
Butuh Bibit dengan Harga Murah?
Kami menyediakan bibit ikan unggulan dengan harga terjangkau, cocok untuk pembudidaya pemula maupun profesional.


