ANGPHOT kembali menorehkan pencapaian penting dalam perjalanan pengembangan inovasi berbasis ekonomi sirkular. Pada tahun 2025, ANGPHOT resmi terpilih sebagai TOP 6 Finalist Seed Category dalam Youth Innovation Challenge 2025 – Product Promotion Support for Sustainable Circular Economy, sebuah ajang nasional yang mempertemukan inovator muda dengan pemangku kepentingan sektor agrifood dan keberlanjutan.
Program ini diselenggarakan oleh Pijar Foundation dan didukung oleh berbagai institusi strategis, antara lain FAO Indonesia, World Food Forum (WFF) Indonesia Chapter, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Keikutsertaan ANGPHOT dalam ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan solusi pengolahan limbah organik yang berdampak langsung bagi UMKM dan sistem pangan berkelanjutan di Indonesia.
Membawa Solusi Circular Economy Berbasis Limbah Organik
Youth Innovation Challenge 2025 mengusung tema “Circular Economy for A Sustainable Future”, dengan fokus pada pencarian solusi nyata untuk mentransformasi sistem agrifood nasional. Sejalan dengan visi tersebut, ANGPHOT menghadirkan inovasi berbasis pemanfaatan limbah organik melalui beberapa produk utama, antara lain:
- Vitoma, produk pakan ikan hasil fermentasi limbah makanan,
- Eggshell powder, sebagai bahan suplementasi potensial dalam formulasi pakan,
- serta Program Tabungan Limbah, yang mendorong partisipasi UMKM dan masyarakat dalam pengelolaan limbah produktif.
Melalui pendekatan ini, ANGPHOT tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada penguatan rantai nilai ekonomi sirkular, kampanye pemuda peduli lingkungan, serta penciptaan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM agrifood.
Baca juga: Tikus Ompong, Hewan Pengerat Spesies Baru dari Indonesia
Perjalanan ANGPHOT di Youth Innovation Challenge 2025
Perjalanan ANGPHOT dalam kompetisi ini dimulai dari tahap seleksi administrasi hingga berhasil menembus jajaran finalis utama.
Pada 28 Oktober 2025, ANGPHOT mengikuti Initial Pitching secara daring setelah dinyatakan lolos sebagai TOP 15 Seed Category. Dalam sesi ini, tim mempresentasikan model bisnis dan inovasi produk selama tiga menit, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan umpan balik dari panel juri yang berasal dari sektor agrifood nasional, termasuk perwakilan Kementerian Pertanian RI dan Future Lestari.
Dua hari kemudian, tepatnya 30 Oktober 2025, ANGPHOT resmi diumumkan sebagai TOP 6 Finalist Seed Category. Pencapaian ini membuka kesempatan bagi tim untuk mengikuti rangkaian pembinaan lanjutan.
Pada 31 Oktober 2025, ANGPHOT mengikuti sesi Coaching Business Pitching 101 yang berfokus pada penguatan storytelling, kejelasan positioning produk, hingga pengukuran dampak.
Sesi ini dipandu oleh Leorede Thenu, mentor inovasi dan advisory pitching, yang memberikan masukan strategis untuk meningkatkan efektivitas penyampaian pitch.
Final Pitching dan Showcase Produk di Jakarta

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan technical meeting pada 4 November 2025, sebelum akhirnya ANGPHOT hadir secara luring dalam agenda utama di Jakarta. Pada 7 November 2025, tim mengikuti site visit startup ecosystem ke mitra inovator pangan lokal, Fisnack, untuk mempelajari pendekatan pemasaran dan quality control berbasis UMKM.
Puncaknya, pada 8 November 2025, ANGPHOT tampil dalam Final Pitching & Product Promotion Showcase yang diselenggarakan di PIC Creative Space, Jakarta. Dalam sesi ini, ANGPHOT kembali mempresentasikan inovasi di panggung konferensi, sekaligus melakukan promosi produk langsung kepada peserta dan stakeholder.
Kegiatan showcase meliputi:
- Demonstrasi manfaat eggshell powder untuk peluang fortifikasi pakan,
- Edukasi micro-dosing eco enzyme dalam pengolahan limbah UMKM,
- Penyebaran katalog digital serta diskusi peluang kolaborasi distribusi.
Baca juga: Cara Memasukkan Produk ke Indomaret bagi UMKM secara Resmi dan Aman
Hasil, Dampak, dan Capaian Strategis

Keikutsertaan ANGPHOT dalam Youth Innovation Challenge 2025 menghasilkan berbagai capaian penting. Sekitar 90% peserta diskusi menyatakan bahwa solusi ANGPHOT relevan untuk kebutuhan UMKM dan sektor pakan. Selain itu, tercatat tiga calon distributor potensial serta lima UMKM yang menyatakan minat untuk melakukan uji coba penggunaan produk.
Dari sisi branding, awareness terhadap ANGPHOT meningkat sebagai startup pengolah limbah organik dengan pendekatan ekonomi sirkular berbasis pemuda. Beberapa masukan strategis juga diperoleh, terutama terkait penguatan impact-driven metrics, kejelasan pitch, serta pentingnya konsistensi kampanye digital.
Evaluasi, Kendala, dan Langkah Tindak Lanjut
Meski berhasil mencapai tahap final, ANGPHOT juga mencatat sejumlah tantangan, seperti belum optimalnya pengumpulan metrik dampak sebelum pameran, keterbatasan penetrasi pasar skala nasional, serta kebutuhan penguatan positioning melalui kanal digital.
Sebagai tindak lanjut, ANGPHOT merencanakan:
- Pertemuan lanjutan dengan calon distributor dan UMKM potensial,
- Pengembangan metrik dampak terukur dari pengalihan limbah hingga adopsi produk,
- Produksi kampanye konten satu bulan bertema circular economy, fermentasi, dan pakan berbasis pemuda,
- Perluasan jejaring komunitas untuk mendukung akuisisi pengguna lanjutan.
Keberhasilan ANGPHOT melaju hingga TOP 6 Finalist Youth Innovation Challenge 2025 menjadi bukti bahwa inovasi berbasis pemanfaatan limbah organik memiliki relevansi kuat dalam menjawab tantangan sistem pangan berkelanjutan. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wadah pembelajaran, kolaborasi, dan validasi awal bagi upaya scaling solusi circular economy yang dikembangkan oleh pemuda Indonesia.
Tertarik belajar pertanian modern sekaligus juga berperan sebagai penggerak mitigasi iklim? Yuk, bergabung dalamkomunitas Angphot! Selengkapnya lihat ketentuan dalam halaman kami. Katalog produk pertanian inovasi dari pengelolaan food waste dan hidroponik, serta karya kreatif bisa kamu lihat diKatalog Angpot.
