Bunga anggrek merupakan bunga family Orchidaceae dan termasuk salah satu dari dua golongan famili bunga yang memiliki bunga besar, selain Asteraceae.

Di antara bunga anggrek yang tersebar di penjuru dunia, ada beberapa jenis bunga anggrek termahal yang umumnya sulit dibudidayakan sehingga masuk dalam kategori dilindungi.

Bunga anggrek biasa hidup di bawah pohon yang teduh, atau merambat di batang pohon yang sebagian besar ditemukan di daerah hutan tropis.

Anggrek sebenarnya adalah tanaman pseudobulbs, yakni tunas yang membengkak yang digunakan untuk menyerap dan menyimpan kelembapan. Oleh karena itu, ia banyak hidup di area lembap dengan suhu sejuk dan jarang terpapar sinar matahari langsung.

Jenis bunga anggrek termahal

Jenis bunga anggrek termahal bisa dilihat dari jumlah populasinya yang sedikit serta kesulitan dalam proses pembudidayaan anggrek tersebut.

Selain ada jenis anggrek yang dijuluki anggrek emas kinabalu yang dinobatkan sebagai anggrek termahal, ada beberapa jenis anggrek lain yang juga masuk dalam daftar jenis bunga anggrek termahal di dunia.

Rata-rata jenis bunga anggrek termahal ini ditemukan di Borneo dan hidup liar di alam. Berikut ini 15 jenis bunga anggrek termahal di dunia yang jarang ditemukan.

1. Anggrek Borneo

Bunga Anggrek Borneo setelah mekar
Bunga Anggrek Borneo sebelum mekar

Anggrek Borneo atau disebut juga Anggrek Kalimantan memiliki nama latin Coelogyne rochussenii. Coelogyne rochussenii adalah salah satu jenis anggrek asli Pulau Kalimantan dengan wangi yang harum. 

Mereka ditemukan tumbuh di cabang pohon dan permukaan batu di hutan primer Kalimantan. Ketika bunga ini mekar, aromanya mirip seperti lemon.

Biasanya bunga Anggrek Borneo akan mekar setelah satu minggu sejak muncul kuncup bunga. Jenis bunga anggrek termahal ini dapat tumbuh dengan baik pada suhu tropis dan dapat berbunga hingga 2.500 bunga.

Diperkirakan ada sekitar 3000 spesies anggrek yang ditemukan di alam liar Kalimantan. Namun, banyak dari harta karun ini bersama dengan tumbuhan dan hewan yang tak terhitung jumlahnya telah hilang karena penggundulan hutan.

2. Thrixspermum erythrolomum

Thrixspermum erythrolomum

Dalam tiga tahun terakhir, telah ditemukan sekitar 37 spesies anggrek baru di jantung pulau Kalimantan (Borneo). Penemuan ini terhitung sebagai yang terbesar dari 51 anggrek baru yang ditemukan di seluruh pulau sejak awal tahun 2007.

Salah satu jenis anggrek baru yang ditemukan termasuk Thrixspermum erythrolomum, jenis anggrek endemik liar yang ditemukan di Gunung Trus Madi, gunung tertinggi kedua di Malaysia dengan ketinggian 2.642m, dekat Gunung Kinabalu.

Anggrek ini termasuk jenis bunga anggrek termahal karena jumlah populasinya yang masih sedikit di alam liar dan termasuk flora yang dilindungi.

3. Phalaenopsis bellina

Phalaenopsis bellina

Phalaenopsis bellina merupakan salah satu jenis dari spesies anggrek bulan yang dihargai mahal karena keindahan dan tampilan bunga yang unik dan jarang dijumpai.

Bunga anggrek ini tumbuh di hutan sungai yang teduh, lembap, dataran rendah dan berawa di bawah pohon-pohon yang sering di dekat atau di cabang-cabang yang menjorok ke tepi sungai pada ketinggian hingga 200 meter.

4. Anggrek Shenzhen Nongke

Anggrek Shenzhen Nongke jenis bunga anggrek termahal di dunia

Anggrek Nongke Shenzhen merupakan hasil perkawinan silang yang dilakukan oleh manusia. Anggrek Nongke Shenzhen dikembangkan oleh perusahaan pertanian Shenzhen Nongke. Nama perusahaan tersebut kemudian menjadi nama bunga anggrek ini. 

Anggrek Shenzhen Nongke berwarna kuning kehijauan dengan bagian hati merah bercampur lidah putih. Seperti halnya anggrek pada umumnya, anggrek ini memiliki 5 kelopak bunga.

Anggrek ini sempat dinobatkan sebagai jenis bunga anggrek termahal di dunia dan pernah terjual dengan harga yang begitu fantastis, mengingat anggrek hasil persilangan ini cukup langka dan merupakan jenis baru.

Pada tahun 2005, anggrek Shenzhen Nongke dilelang dengan harga 1,68 juta yuan atau sekitar 2 miliar rupee. Hal ini menjadikan bunga ini sebagai jenis bunga anggrek termahal di dunia. Uniknya, nama orang yang membeli anggrek ini tidak diketahui.

5. Bulbophyllum echinolabium

Bulbophyllum echinolabium

Bulbophyllum echinolabium merupakan jenis bunga anggrek endemik Sulawesi yang memiliki bau tidak sedap dengan ciri khas bibir berbentuk kutil. Bunga anggrek ini termasuk genus anggrek Bulbophyllium yang terbesar.

Bau bunga digambarkan sebagai bau bom, tikus yang membusuk, dan sangat mengerikan. Aroma, tekstur, dan warnanya dirancang untuk mengelabui lalat bangkai agar percaya bahwa bunganya adalah sepotong daging yang membusuk.

Bunga anggrek ini termasuk jenis bunga anggrek termahal karena populasinya yang sedikit dan termasuk dalam tanaman konservasi yang dilindungi.

6. Anggrek lebah liar

Ophrys apifera
Ophrys apifera

Anggrek lebah liar memiliki bentuk bunga yang sangat mirip dengan lebah. Jenis anggrek ini termasuk tanaman konservasi dan tidak diperjualbelikan di beberapa negara.

Anggrek lebah liar memiliki nama latin Ophrys apifera. Ia banyak tumbuh di tanah lapang berumput pada area sabana yang teduh.

Anggrek ini tumbuh subur di area padang rumput Inggris dan Irlandia, tetapi populasinya sangat menipis karena perusakan habitat. Anggrek Lebah adalah spesies yang dilindungi di Irlandia Utara di bawah Perintah Margasatwa (Irlandia Utara) 1985.

7. Anggrek Kumis Kumis

Rothschild slipper orchid
Rothschild slipper orchid

Anggrek kumis kumis hanyalah bagaimana cara untuk menyebut anggrek ini karena ciri khas kumis yang melekat pada kedua bagian kantung bunga. Anggrek yang dijuluki anggrek kantong ini idealnya hidup pada suhu antara 18,5 hingga 20 derajat Celcius. 

Bunga anggrek kumis kumis merupakan jenis bunga anggrek dari genus Paphiopedilum yang diperkirakan memiliki 60 atau 70 spesies. Di antaranya diyakini banyak ditemukan di Himalaya, Asia Selatan, Indonesia, khususnya Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Papua. 

Kelompok ini, juga dikenal sebagai anggrek “sandal wanita” dinamai sesuai bibir bunga karena bibir bunga terlihat seperti tas besar dan terlihat seperti sandal. Selain sebutan anggrek di atas, anggrek ini kerap diberi nama samaran sebagai sepatu kumis anggrek.

Anggrek kumis atau anggrek kantong menjadi salah satu jenis bunga anggrek termahal karena Peneliti membutuhkan waktu 8 tahun untuk menumbuhkannya dan membutuhkan lima tahun untuk melihat anggrek ini mekar.

8. Anggrek hitam

Coelogyne pandurata

Anggrek hitam merupakan jenis bunga anggrek endemik Indonesia yang dapat dijumpai di hutan Pulau Sumatra, Semenanjung Malaya, dan Kalimantan. Anggrek ini menjadi maskot utama pulau Kalimantan Timur.

Dinamakan anggrek hitam karena jenis bunga anggrek ini memiliki lidah (labellum) berwarna hitam pada mahkotanya. Bunga anggrek hitam memiliki bau yang harus dan biasanya mekar pada bulan Maret hingga Juni.

Anggrek hitam memiliki nama latin Coelogyne pandurata, banyak hidup di hutan tropis Kalimantan. Namun, keberadaan bunga anggrek ini kian mengalami penyusutan karena penggundulan habitat asli.

9. Anggrek Tebu

Anggrek tebu (Grammatophyllum speciosum) merupakan jenis anggrek terbesar dan terberat dari jenis anggrek lainnya. 

Dalam famili anggrek, anggrek tebu dapat memiliki berat lebih dari satu ton dan memiliki panjang hingga 3 meter dengan diameter sekitar 1,5 hingga 2 cm. 

Inilah mengapa bunga anggrek ini layak mendapat gelar Anggrek Raksasa atau Anggrek Raksasa yang terbesar dan terberat.

Bunga anggrek ini merupakan tanaman asli dari New Guinea, Thailand, Indonesia, Malaysia dan Filipina. Ia banyak tumbuh di dahan pohon besar pada daerah terbuka di hutan hujan tropis dataran rendah.

10. Anggrek Kantung

Lady Slippers di hutan tua dekat danau di Lunenburg County, Nova Scotia, Kanada
Paphiopedilum bellatulum
Lady’s Slipper Orchid

Seperti halnya Rotschild Slipper Orchid, jenis bunga anggrek kantung dari genus Paphiopedilum memiliki beberapa ragam spesies, di mana masing-masing spesies memiliki karakteristik yang sama – membutuhkan waktu lama untuk berbunga.

Paphiopedilum, sering disebut sandal Venus, adalah genus anggrek dari subfamili Cypripedioideae dari keluarga tumbuhan berbunga, Orchidaceae. 

Genus ini mencakup sekitar 80 takson, termasuk beberapa hibrida alami. Genus ini berasal dari Asia Tenggara, India, Cina selatan, New Guinea, Kepulauan Solomon dan Bismarck.

Spesies dan hibrida anggrek kantong banyak dibudidayakan secara luas dan dikenal sebagai paphiopedilums atau dengan singkatan paphs dalam hortikultura. Sedangkan sebagian spesies lain merupakan epifit nyata dan sebagian lagi merupakan litofit. 

Anggrek simpodial ini tidak memiliki pseudobulb. Sebaliknya, mereka mengembangkan tunas yang kuat yang memiliki beberapa daun. Daunnya bisa pendek dan bulat atau panjang, berukuran sempit dan biasanya memiliki pola marmer.

Anggota genus ini dianggap sangat dapat dikoleksi oleh pecinta anggrek karena bentuk bunganya yang aneh. Sebab keberadaannya yang sulit dijumpai dan bentuknya yang aneh dan unik, menjadikan anggrek ini menjadi salah satu jenis bunga anggrek termahal.

Di samping Cypripedium, Mexipedium, Phragmipedium dan Selenipedium, genus milik subfamili Cypripedioideae, umumnya dikenal sebagai “sandal” karena bentuk labellum berbentuk kantong bunga yang tidak biasa. 

Kantong yang dimiliki spesies anggrek ini menjebak serangga yang sedang mencari nektar. Anggrek dari genus ini terkenal sulit dibudidayakan melalui kultur jaringan.

Sejak 2016, budidaya komersial hampir secara eksklusif berbasis benih dan hanya dilakukan oleh beberapa lembaga atau instansi tertentu saja. Oleh karena itu, nilai komersial anggrek ini menjadikannya sebagai jenis bunga anggrek termahal.

11. Anggrek Emas Kinabalu

Anggrek Langka di Dunia
Paphiopedilum rothschildianum

Anggrek Emas Kinabalu adalah salah satu dari sedikit tanaman anggrek dari tanaman anggrek yang berasal dari Sabah dan Kalimantan. 

Anggrek Emas Kinabalu dijual dengan harga sekitar Rp 76 jutaan, harga tersebut termasuk harga yang sangat cocok jika menobatkan bunga anggrek ini sebagai jenis bunga anggrek termahal, mengingat susahnya membudidayakannya.

Bunga anggrek ini akan tumbuh selama 15 tahun untuk dapat berbunga, di mana dan memasuki usia dewasa pada umur 8 sampai 10 tahun. Mengenai masa berbunga di Anggrek Emas Kinabalu, kisaran umurnya adalah 15 tahun, jadi sangat wajar jika harganya sangat tinggi.

12. Anggrek Dendrobium

Dendrobium keriting
Dendrobium discolor

Jenis anggrek Dendrobium cukup populer dan tidak selangka beberapa jenis bunga anggrek di atas. Namun, jenis bunga anggrek Dendrobium dapat dikategorikan sebagai anggrek mahal, terutama jika bunga sudah menjulang dan berbunga cukup banyak.

Beberapa spesies anggrek Dendrobium tetap menjadi salah satu jenis bunga anggrek termahal, karena bunganya mempunyai bau wangi dan bentuk bunga yang unik, misalnya dendrobium keriting (Dendrobium discolor)

Selain itu, terdapat juga beberapa jenis anggrek Dendrobium lain seperti Dendrobium ostrinoglossum, Dendrobium catinecloesum, Dendrobium macrophyllum dan masih banyak lagi lainnya.

13. Paraphalaenopsis denevei

Paraphalaenopsis denevei

Paraphalaenopsis denevei merupakan nama latin dari jenis anggrek endemik Borneo (Kalimantan) dan biasa tumbuh di habitat yang sejuk dengan ketinggian 300 mdpl.

Secara morfologis, bunga ini mirip dengan genus Phalaenopsis atau anggrek bulan. Namun, daun bunga anggrek Paraphalaenopsis sedikit berbeda, berbentuk silinder dengan ukuran sedikit panjang.

Pada spesies ini terdapat 4 spesies yaitu Paraphalaenopsis denevei, Paraphalaenopsis labukensis, Paraphalaenopsis laycockii dan Paraphalaenopsis serpentilingua.

Keberadaan spesies anggrek Paraphalaenopsis cukup jarang dijumpai sehingga menjadikan bunga menjadi sebagai jenis bunga anggrek termahal.

14. Paraphalaenopsis serpentilingua

Paraphalaenopsis serpentilingua, jenis anggrek endemik Borneo yang umumnya dijumpai tumbuh pada ketinggian 1000 mdpl.

Bunga ini termasuk jenis bunga anggrek termahal yang memiliki ciri khas berwarna putih dan kuning di bagian tengahnya. Jenis anggrek ini biasanya akan berbunga sekitar bulan April.

Bentuknya yang sangat unik membuat harganya sangat mahal dan hanya saja untuk saat ini tidak mudah untuk menemukan bunga anggrek ini. Namun, beberapa nursery telah mencoba mengembangkan jenis anggrek ini.

15. Dendrobium macrophyllum

Dendrobium Macrophyllum
Dendrobium Macrophyllum

Dendrobium macrophyllum merupakan jenis anggrek Dendrobium endemik Indonesia, Filipina, dan Papua New Guinea. D. macrophyllum termasuk salah satu dari tiga varietas yang telah diidentifikasi.

Anggrek Jamrut atau Dendrobium macrophyllum adalah spesies anggrek termahal kedua di dunia. Ciri-ciri anggrek ini adalah memiliki ukuran bunga 2,5 cm dan ukuran mencapai 10 hingga 40 cm untuk ukuran dewasa.

Kesimpulan

Beberapa jenis bunga anggrek termahal umumnya memiliki jumlah yang sudah sangat sedikit dan sulit untuk dibudidayakan. Namun, beberapa jenis anggrek yang lain banyak yang dikoleksi oleh para kolektor anggrek.

Pamor bunga anggrek memang cukup digemari dan tidak pernah menurun dari masa ke masa sehingga cocok digunakan sebagai bunga hias yang berkelas. Apakah kamu ingin mencobanya?

Salam sukses, Angphotorion!

Salam Angphot! Kamu bisa belajar bersama kami dalam link whatsapp Angphotorion untuk belajar cara menanam dan merawat anggrek dan tanaman hias lain bersama sekaligus melakukan jual beli dengan aman. Kamu dapat mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi gratis bersama kami.

Kami juga menyediakan kesempatan sebagai reseller dan mitra dalam naungan Angphotorion. Selengkapnya lihat ketentuan dalam halaman kami. Katalog anggrek, aglonema, produk makanan sehat dan hidroponik, buku, serta karya kreatif bisa kamu lihat di Katalog Angpot.